Senin, 09 Maret 2026
Advertisement
Advertisement

Wali Kota Edi dan Daud Yordan Turun ke Jalan, Bagikan Takjil untuk Warga di Bundaran Digulis

© Foto oleh Author
Seorang anak bersama orang tuanya menerima takjil dari Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono.
Advertisement

Rakyat Kalbar, Pontianak – Suasana menjelang berbuka puasa di Bundaran Tugu Digulis Untan, Kamis (26/2/2026) sore, terasa istimewa. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono bersama Anggota DPD RI Daud Yordan turun langsung ke jalan membagikan takjil kepada warga, menghadirkan kehangatan dan semangat berbagi di bulan suci Ramadan.

 

Pembagian takjil dilakukan di tepi jalan dengan menyasar para pengguna jalan, mulai dari pengendara sepeda motor, pengemudi kendaraan, hingga pejalan kaki. Kehadiran kedua tokoh tersebut sontak menarik perhatian warga yang melintas, yang tampak antusias menerima takjil menjelang waktu berbuka.

 

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat, khususnya bagi mereka yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka puasa tiba.

 

“Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian kita kepada masyarakat, khususnya yang masih berada di perjalanan saat menjelang berbuka puasa. Semoga takjil yang dibagikan bisa membantu dan membawa keberkahan bagi kita semua,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, Ramadan menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai kebersamaan dan solidaritas sosial. Pemerintah Kota Pontianak, lanjutnya, ingin terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung.

 

“Ramadan mengajarkan kita untuk saling berbagi dan peduli. Pemerintah Kota Pontianak ingin terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan-kegiatan sosial seperti ini,” tambahnya.

 

Salah seorang warga, Rudi (38), mengaku senang mendapatkan takjil langsung dari Wali Kota saat dirinya masih berada di jalan menjelang waktu berbuka.

 

“Saya kebetulan masih di jalan saat menjelang berbuka. Alhamdulillah dapat takjil dari Pak Wali Kota, jadi bisa langsung berbuka puasa di perjalanan,” katanya.

 

Hal serupa disampaikan Siti (29), yang menilai kegiatan tersebut mencerminkan kepedulian nyata pemerintah terhadap masyarakat.

 

“Kegiatan seperti ini sangat positif, apalagi dilakukan langsung di jalan. Kami merasa diperhatikan dan terbantu,” ujarnya.

 

Suasana di kawasan Bundaran Digulis pun terlihat ramai namun tetap tertib. Warga yang menerima takjil tampak antusias dan menyampaikan terima kasih. Kegiatan ini diharapkan dapat terus menjadi tradisi sosial selama Ramadan, sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat di Kota Pontianak. (*)

Komentar

Silakan login untuk memberikan komentar: