Rabu, 15 April 2026
Advertisement
Advertisement

Terduga Pelaku Bom Molotov di SMPN 3 Sungai Raya Berhasil Diamankan Polisi

© Foto oleh Editor
ilustrasi
Advertisement

Rakyat Kalbar, Kubu Raya – Kepolisian Resor Kubu Raya bergerak cepat mengamankan seorang pria yang diduga sebagai pelaku pelemparan bom molotov di lingkungan SMP Negeri 3 Sungai Raya, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

 

Aksi tersebut sempat mengejutkan warga sekolah dan masyarakat sekitar. Meski demikian, peristiwa itu dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa. Polisi kini masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap motif di balik aksi nekat tersebut.

 

Kapolsek Sungai Raya AKP Hariyanto melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Aiptu Ade membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa terduga pelaku mendatangi area sekolah dan melemparkan botol berisi bahan bakar yang disulut api ke lingkungan sekolah.

 

“Benar, telah terjadi dugaan pelemparan bom molotov di SMPN 3 Sungai Raya. Terduga pelaku sudah berhasil kami amankan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan serta untuk proses pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Ade, Selasa (3/2/2026).

 

Percikan api dan kepulan asap sempat muncul usai pelemparan. Namun, berkat kesigapan pihak sekolah dan warga sekitar, api berhasil dipadamkan sebelum merambat ke bangunan utama sekolah.

 

Usai menerima laporan, personel Polsek Sungai Raya langsung mendatangi lokasi dan mengamankan tempat kejadian perkara. Untuk mendukung proses penyelidikan, Tim Inafis Satreskrim Polres Kubu Raya juga diterjunkan guna melakukan olah TKP secara menyeluruh.

 

“Saat ini personel Polsek Sungai Raya bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Kubu Raya masih melakukan olah TKP dan pengumpulan alat bukti di lapangan,” tambah Ade.

 

Polisi mengimbau masyarakat, khususnya orang tua siswa dan tenaga pendidik, agar tetap tenang dan tidak terpengaruh isu-isu yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Pihak kepolisian memastikan situasi di SMPN 3 Sungai Raya telah kondusif dan berada dalam pengamanan.

 

“Kami meminta masyarakat mempercayakan penanganan kasus ini kepada Polri. Penyelidikan akan dilakukan secara profesional dan transparan,” tutupnya. (*)

Komentar

Silakan login untuk memberikan komentar: