Kamis, 26 Februari 2026
Advertisement
Advertisement

Pemkot dan KONI Pontianak Perkuat Sinergi, Prestasi Olahraga Ditargetkan Melaju Lebih Tinggi

© Foto oleh Author
Prosesi pelantikan kepengurusan KONI Kota Pontianak masa bakti 2025-2029.
Advertisement

Rakyat Kalbar, Pontianak – Pemerintah Kota Pontianak menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Pontianak dalam mendorong kemajuan dan peningkatan prestasi olahraga daerah. Penegasan tersebut disampaikan Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, usai pelantikan kepengurusan KONI Kota Pontianak periode 2025–2029 di bawah kepemimpinan Herry Fadillah, di Hotel Mercure Pontianak, Selasa (3/2/2026).

 

Edi menyampaikan bahwa olahraga memiliki peran strategis,uk. Selain mencetak prestasi, olahraga juga berfungsi membangun masyarakat yang sehat, produktif, serta berdaya saing. Karena itu, visi Pontianak sebagai sport city dan sport tourism harus ditopang oleh kolaborasi kuat antara pemerintah, KONI, dan seluruh insan olahraga.

 

“Olahraga bukan semata soal menang dan kalah, tetapi tentang pembinaan jangka panjang, sportivitas, dan pembentukan karakter. Pemkot dan KONI harus berjalan seiring. Kita ingin prestasi, tapi juga ingin olahraga tumbuh sebagai budaya masyarakat,” ujarnya.

 

Ia mengakui, pengembangan sarana dan prasarana olahraga di Kota Pontianak masih menjadi tantangan. Meski sejumlah fasilitas telah memenuhi standar nasional hingga internasional, kebutuhan peningkatan dan pemerataan infrastruktur olahraga masih cukup besar. Ke depan, Pemkot Pontianak akan terus mendorong pembenahan fasilitas secara bertahap, sekaligus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, terutama dalam pengelolaan sarana olahraga berskala besar.

 

Edi juga menyoroti perkembangan olahraga yang kini tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi telah menjadi bagian dari industri dan ekonomi kreatif. Menurutnya, penyelenggaraan event olahraga yang dipadukan dengan hiburan dan pelibatan UMKM mampu memberikan dampak ekonomi sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat.

 

“Sekarang olahraga sudah menjadi industri. Event lari, dayung, hingga olahraga massal bisa melibatkan UMKM dan komunitas. Ini yang ingin terus kita kembangkan agar manfaatnya dirasakan lebih luas,” tambahnya.

 

Menghadapi agenda kompetisi ke depan, Edi berharap kepengurusan KONI yang baru mampu merangkul seluruh cabang olahraga secara profesional dan proporsional. Ia menekankan pentingnya menjaga kekompakan serta fokus pada pembinaan atlet potensial, baik untuk level daerah, nasional, hingga internasional.

 

“Ketika atlet kita berprestasi, yang harum bukan hanya nama kota atau provinsi, tetapi nama Indonesia,” katanya.

 

Ketua KONI Kota Pontianak, Herry Fadillah, menegaskan komitmennya untuk membawa organisasi tersebut ke arah yang lebih profesional dan berprestasi. Ia menyatakan akan melanjutkan program-program yang telah berjalan dengan baik, sekaligus melakukan pembenahan dalam tata kelola dan sistem pembinaan olahraga.

 

Salah satu fokus utama kepengurusannya adalah transparansi pengelolaan anggaran. Dengan dukungan anggaran sekitar Rp3 miliar, Herry memastikan seluruh dana akan dikelola secara terbuka dan bertanggung jawab demi kepentingan cabang olahraga dan atlet.

 

“Transparansi menjadi kunci untuk membangun kepercayaan cabor, atlet, dan masyarakat. Kami ingin KONI Pontianak menjadi barometer pembinaan olahraga di Kalimantan Barat,” ujarnya.

 

Ia juga menekankan pentingnya kebersamaan seluruh pengurus, cabang olahraga, dan instansi terkait dalam mencapai prestasi sebagai tujuan bersama.

 

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Dengan kekompakan dan semangat yang sama, saya yakin KONI Pontianak bisa berjaya,” pungkasnya. (*

Komentar

Silakan login untuk memberikan komentar: