Rabu, 15 April 2026
Advertisement
Advertisement

Pontianak City Run 2026 Diikuti 6.000 Pelari, Edi Kamtono: Sport Tourism Dongkrak Ekonomi Kota

© Foto oleh Author
Peserta Pontianak City Run 2026 tumpah ruah saat bendera star mulai dikibarkan.
Advertisement

Rakyat Kalbar, Pontianak – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menyebut antusiasme peserta Pontianak City Run sangat luar biasa. Sekitar 6.000 pelari ambil bagian dalam ajang tahunan tersebut dengan kategori 41 kilometer, 21 kilometer, 10 kilometer, dan 5 kilometer.

 

“Alhamdulillah pesertanya sekitar enam ribuan. Ini bukan hanya dari Pontianak, tapi juga dari berbagai daerah di Kalimantan Barat, luar kota, bahkan ada dari Kuching, Malaysia, dan Kenya,” ujarnya, Minggu (15/2/2026).

 

Menurut Edi, event ini bukan sekadar lomba lari, melainkan ajang silaturahmi komunitas runner yang terus berkembang. Meningkatnya jumlah peserta dari tahun ke tahun menunjukkan olahraga lari semakin diminati lintas usia dan daerah.

 

Ia menegaskan, Pontianak City Run memiliki dampak langsung terhadap sektor pariwisata dan perekonomian. Banyak peserta datang lebih awal dan menginap di Pontianak, sehingga berdampak pada okupansi hotel, pertumbuhan sektor kuliner, hingga peningkatan omzet pelaku UMKM.

 

“Tujuan kita memang bukan hanya olahraga. Kita ingin event ini menarik wisatawan, apalagi menjelang Imlek dan Cap Go Meh. Kalau dikolaborasikan dengan UMKM, seni dan budaya, saya yakin Pontianak City Run akan semakin besar ke depannya,” jelasnya.

 

Edi juga menekankan pentingnya menjaga suasana kota tetap kondusif. Tahun ini, event beririsan dengan momentum Ramadan serta rangkaian perayaan keagamaan lainnya. Ia berharap seluruh kegiatan berjalan aman, tertib, dan harmonis.

 

“Kita ingin Pontianak tetap menjadi kota yang toleran dan damai. Semua kegiatan, baik olahraga maupun keagamaan, harus berjalan lancar,” imbuhnya.

 

Sementara itu, CEO Sporta Indonesia selaku penyelenggara Pontianak City Run 2026, Ongky Lesmana, mengapresiasi tingginya partisipasi peserta dari berbagai daerah hingga mancanegara. Selain diikuti pelari dari seluruh Kalimantan Barat, ajang ini juga diikuti peserta dari Jakarta, Surabaya, Makassar, Palembang, Bali, hingga pelari mancanegara dari Belanda, Jepang, Malaysia, dan Kenya.

 

Menurutnya, antusiasme tersebut menjadi indikator bahwa Pontianak City Run telah berkembang menjadi event olahraga dengan daya tarik luas dan berpotensi besar mendukung sport tourism di Kota Pontianak.

 

“Ini luar biasa, karena event seperti ini dapat mendatangkan potensi sport tourism di Kota Pontianak,” ucapnya.

 

Ia berharap Pontianak City Run terus digelar secara berkelanjutan dengan konsep yang semakin besar dan kolaboratif, sehingga mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih luas sekaligus memperkuat citra Pontianak sebagai kota penyelenggara event olahraga berskala nasional dan internasional. (*)

Komentar

Silakan login untuk memberikan komentar: