Rabu, 15 April 2026
Advertisement
Advertisement

Wali Kota Tegaskan SDM Jadi Kunci Kemajuan Kota Pontianak

© Foto oleh Author
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono berbincang dengan seorang siswa SD.
Advertisement

Rakyat Kalbar, Pontianak – Pemerintah Kota Pontianak terus memantapkan pembangunan sumber daya manusia (SDM) sebagai fondasi utama kemajuan daerah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kebijakan pendidikan jangka panjang yang kini menunjukkan hasil positif, ditandai dengan capaian rata-rata lama sekolah mencapai 10,48 tahun, tertinggi di Kalimantan Barat.

 

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menyampaikan capaian tersebut menjadi modal penting untuk mendorong kualitas SDM yang lebih unggul dan berdaya saing. Namun demikian, ia menegaskan bahwa peningkatan pendidikan tidak hanya diukur dari lamanya sekolah, tetapi juga dari kualitas pembelajaran yang diterima.

 

“Kami bersyukur atas capaian ini. Pemkot menargetkan wajib belajar 13 tahun, dari PAUD hingga SMA/SMK. Tapi yang lebih penting, kualitas pendidikannya juga harus terus ditingkatkan,” ujarnya, Rabu (4/2/2026).

 

Menurut Edi, pendidikan yang berkualitas akan berdampak langsung pada kemajuan Kota Pontianak. Masyarakat dengan tingkat pendidikan yang baik memiliki peluang lebih besar untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi, termasuk perguruan tinggi, sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) secara berkelanjutan.

 

Selain pendidikan, Edi menekankan bahwa peningkatan kualitas SDM juga tidak bisa dipisahkan dari aspek kesehatan. Salah satu program strategis yang dinilai memberikan dampak signifikan adalah Program Makan Gizi Gratis. Program tersebut diyakini mampu meningkatkan kesehatan fisik anak sekaligus mendukung kualitas hidup dan potensi kecerdasan mereka.

 

“Dampaknya cukup besar, terutama terhadap kesehatan dan kualitas hidup anak. Ke depan akan ada survei dari Badan Gizi Nasional untuk melihat pengaruhnya terhadap tingkat kecerdasan anak-anak kita,” jelasnya.

 

Untuk mendorong partisipasi pendidikan hingga jenjang yang lebih tinggi, Pemkot Pontianak terus memperkuat akses pendidikan bagi masyarakat. Peningkatan sarana dan prasarana pendidikan, baik sekolah negeri, swasta, maupun madrasah, dilakukan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian Agama. Dukungan kesejahteraan masyarakat juga menjadi perhatian agar pendidikan dapat diakses secara merata.

 

Pemerintah Kota Pontianak tetap menyediakan pendidikan gratis bagi jenjang SD dan SMP sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah daerah. Berbagai kemudahan dan bantuan juga terus diberikan guna memastikan tidak ada anak yang terhambat mengenyam pendidikan karena keterbatasan ekonomi.

 

“Jika akses pendidikan dan kesejahteraan kita perkuat, maka partisipasi sekolah akan meningkat. Inilah yang terus kita dorong agar Pontianak memiliki SDM yang unggul dan berdaya saing,” pungkas Edi. (*)

Komentar

Silakan login untuk memberikan komentar: