Kamis, 26 Februari 2026
Advertisement
Advertisement

Pemkot Pontianak Izinkan Pesta Kembang Api Imlek Terpusat di Jalan Gajah Mada

© Foto oleh Author
Pesta kembang api akan mewarnai perayaan Imlek 2577 di Jalan Gajah Mada.
Advertisement

Rakyat Kalbar, Pontianak – Pemerintah Kota Pontianak memberikan izin pelaksanaan pesta kembang api dalam rangka menyambut Tahun Baru Imlek 2577 dengan lokasi terpusat di kawasan Jalan Gajah Mada. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi masyarakat Tionghoa, sekaligus untuk menjaga ketertiban, keamanan, dan kenyamanan warga kota.

 

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menjelaskan bahwa izin pesta kembang api diberikan secara terbatas dan terkontrol. Menurutnya, Jalan Gajah Mada selama ini telah menjadi pusat perayaan Imlek di Pontianak, sehingga dinilai paling tepat sebagai lokasi utama pelaksanaan kegiatan tersebut.

 

“Pemerintah kota mengizinkan pesta kembang api, tetapi terpusat di kawasan Jalan Gajah Mada. Itu sudah menjadi tradisi masyarakat Tionghoa dalam merayakan Imlek. Kita harapkan tetap terjaga ketertiban, keamanan, dan kenyamanan warga,” ujarnya, Kamis (5/2/2026).

 

Edi mengimbau masyarakat yang ingin menyaksikan maupun merayakan Imlek dengan kembang api agar melakukannya di area yang telah ditentukan. Ia berharap tidak ada aktivitas serupa di luar kawasan tersebut agar pengamanan dan pengaturan lalu lintas dapat berjalan optimal.

 

“Bagi yang berada di luar kawasan Jalan Gajah Mada, kami harapkan bisa bergeser ke lokasi tersebut. Kegiatan ini juga berlangsung terbatas, sekitar satu hingga dua jam pada malam Imlek,” jelasnya.

 

Lebih lanjut, Edi menyampaikan bahwa setelah perayaan Imlek, Pemerintah Kota Pontianak akan bersiap menyambut bulan suci Ramadan. Penetapan awal Ramadan masih menunggu pengumuman resmi dari pemerintah pusat yang diperkirakan berlangsung pada 19 Februari mendatang. “Setelah Imlek, kita akan fokus membangun suasana Ramadan di Kota Pontianak,” katanya.

 

Terkait pengendalian harga dan ketersediaan bahan pokok, Edi menegaskan bahwa Pemkot Pontianak telah menggelar rapat koordinasi tingkat pimpinan bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Langkah ini dilakukan untuk memastikan stok kebutuhan pokok masyarakat tetap aman dan harga-harga di pasar tetap terkendali.

 

“Kita sudah melakukan rapat koordinasi untuk pengendalian inflasi, mengecek ketersediaan stok, dan memastikan harga kebutuhan pokok tetap stabil, baik menjelang Imlek maupun memasuki Ramadan,” ujarnya.

 

Melalui kebijakan ini, Pemkot Pontianak berharap perayaan Imlek dapat berlangsung meriah dan tertib, sekaligus menjaga stabilitas sosial dan ekonomi menjelang bulan suci Ramadan. (*)

Komentar

Silakan login untuk memberikan komentar: