Kamis, 26 Februari 2026
Advertisement
Advertisement

Haru Perpisahan Zulkarnain, 39 Tahun Mengabdi untuk Pontianak

© Foto oleh Author
ASN di lingkup Pemerintah Kota Pontianak yang telah memasuki purna tugas.
Advertisement

Rakyat Kalbar, Pontianak – Suasana haru menyelimuti Halaman Kantor Wali Kota Pontianak saat pelepasan purna tugas Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Pontianak, Zulkarnain, Senin (9/2/2026). Aparatur sipil negara (ASN) yang telah mengabdi selama 39 tahun 11 bulan itu resmi menutup perjalanan panjangnya di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak.

 

Alumnus Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN) 1988 tersebut pernah menduduki sejumlah jabatan strategis setingkat eselon II, mulai dari Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika hingga Penjabat Sekretaris Daerah Kota Pontianak. Sejak dimutasi ke Pemkot Pontianak pada 1996, Zulkarnain menorehkan berbagai pengalaman dan kontribusi dalam perjalanan birokrasi kota.

 

“Semua tugas adalah amanah. Kalau dijalankan dengan ikhlas, tidak menjadi beban. Kita jalani sebagai ibadah. Selama mengabdi, banyak hal yang berkesan dan menjadi motivasi bagi saya dalam menjalankan tugas,” ujarnya usai prosesi pelepasan.

 

Ia mengapresiasi perhatian Pemerintah Kota Pontianak yang menggelar pelepasan purna tugas bagi 13 pegawai periode Januari–Februari 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut mencerminkan penghargaan terhadap pegawai sebagai bagian penting dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

 

“Pegawai adalah pengelola pemerintahan daerah dan pelayan masyarakat. Kegiatan pelepasan seperti ini menunjukkan bahwa pemerintah memanusiakan pegawai dan menghargai pengabdian mereka,” ungkapnya.

 

Selama berkarier, Zulkarnain turut mendorong peningkatan indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) serta penguatan disiplin pegawai guna mendukung implementasi nilai ASN BerAKHLAK. Ia juga memiliki pengalaman panjang sebagai Camat Pontianak Barat selama sekitar enam tahun, yang menurutnya menjadi momen berharga membangun kedekatan dengan masyarakat.

 

“Kami rutin sosialisasi program kepada masyarakat setiap malam minggu, lalu dilanjutkan kerja bakti. Dengan kebersamaan itu, keamanan dan ketertiban juga terjaga,” katanya.

 

Memasuki masa pensiun, ia mengaku ingin beristirahat sejenak, namun tetap berkomitmen memberikan kontribusi melalui sumbangan pemikiran bagi pembangunan Kota Pontianak.

 

Sementara itu, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para ASN yang memasuki masa purna tugas. Menurutnya, dedikasi puluhan tahun para pegawai merupakan bagian penting dari perjalanan pembangunan daerah.

 

“Atas nama Pemerintah Kota Pontianak, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas pengabdian yang telah diberikan. Semoga seluruh dedikasi tersebut menjadi amal jariah dan Bapak Ibu tetap dapat berkontribusi bagi pembangunan Kota Pontianak,” ujar Edi.

 

Ia menegaskan, perjalanan panjang seorang ASN diwarnai tantangan dan dinamika dalam menjalankan roda pemerintahan. Karena itu, penghormatan kepada pegawai yang telah menuntaskan masa bakti menjadi wujud apresiasi atas loyalitas dan integritas mereka.

 

Pada kesempatan tersebut, Edi juga mengingatkan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik dan inovasi di lingkungan Pemkot Pontianak. Menurutnya, ASN memiliki peran strategis sebagai penggerak pelayanan masyarakat, sehingga disiplin kerja, efisiensi waktu, serta kolaborasi antar perangkat daerah harus terus diperkuat.

 

“Di era digital ini, tanpa inovasi dan kreativitas, tumpukan pekerjaan justru akan menjadi beban. Kolaborasi dan efisiensi kerja menjadi kunci agar pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal,” terangnya.

 

Edi menutup dengan menegaskan bahwa menjadi ASN adalah jalan pengabdian yang harus dijalankan dengan tanggung jawab dan dedikasi penuh demi pelayanan terbaik kepada masyarakat. (*)

Komentar

Silakan login untuk memberikan komentar: