Senin, 09 Maret 2026
Advertisement
Advertisement

Mudik Gratis 2026, Pemprov Kalbar Siapkan 33 Bus Layani 12 Rute dari Pontianak

© Foto oleh Author
Kepala Dinas Perhubungan Kota Pontianak Yuli Trisna Ibrahim mengimbau warga untuk segera mendaftar mudik gratis karena keterbatasan kuota.
Advertisement

Rakyat Kalbar, Pontianak – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyiapkan program Mudik Gratis 2026 atau 1447 Hijriah bagi masyarakat dengan menyediakan 33 unit bus yang akan melayani 12 rute perjalanan dari Pontianak menuju berbagai kabupaten di Kalbar. Keberangkatan dijadwalkan pada 18 Maret 2026 dengan kuota peserta terbatas.

 

Program mudik gratis ini mendapat dukungan dari Polda Kalimantan Barat, PT Jasa Raharja, Perum DAMRI, serta Dinas Perhubungan Kota Pontianak untuk memastikan pelaksanaan berjalan aman, tertib, dan lancar.

 

Kepala Dinas Perhubungan Kota Pontianak, Trisna Ibrahim, mengatakan pihaknya mendukung penuh program yang diinisiasi pemerintah provinsi, khususnya dalam aspek teknis di titik keberangkatan.

 

“Dishub Kota Pontianak membantu koordinasi teknis di lapangan agar proses keberangkatan berjalan tertib dan lancar. Polda Kalbar mendukung dari sisi pengamanan, Jasa Raharja terkait perlindungan penumpang, dan DAMRI sebagai operator armada. Informasi terkait lokasi keberangkatan dan ketentuan teknis lainnya akan kami sampaikan kembali menjelang hari keberangkatan,” ujarnya, Sabtu (28/2/2026).

 

Pendaftaran program mudik gratis dibuka tujuh hari sebelum keberangkatan sesuai ketentuan panitia. Masyarakat dapat memperoleh informasi sekaligus melakukan pendaftaran melalui Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Barat, Polda Kalbar, PT Jasa Raharja, dan Kantor DAMRI.

 

Adapun 12 rute yang dilayani dalam program ini meliputi Pontianak–Sambas, Pontianak–Singkawang, Pontianak–Bengkayang, Pontianak–Mempawah, Pontianak–Ngabang, Pontianak–Sanggau, Pontianak–Sekadau, Pontianak–Sintang, Pontianak–Nanga Pinoh, Pontianak–Putussibau, Pontianak–Nanga Tayap (Kabupaten Ketapang), serta Pontianak–Sukadana (Kabupaten Kayong Utara).

 

Masyarakat diimbau untuk memperhatikan jadwal pendaftaran dan menyiapkan dokumen identitas karena kuota peserta terbatas sesuai kapasitas armada yang tersedia.

 

“Informasi lebih lanjut mengenai lokasi keberangkatan dan ketentuan lainnya akan disampaikan menjelang hari keberangkatan,” tutup Trisna. (*)

Komentar

Silakan login untuk memberikan komentar: