Kamis, 26 Februari 2026
Advertisement
Advertisement

Cas HP Berujung Maut

Karyawan Peternakan Ayam di Kubu Raya Tewas Tersengat Listrik

© Foto oleh Author
Polisi saat melakukan oleh tempat kejadian seorang pemuda tersengat listrik saat mengecas Hp.
Advertisement

Rakyat Kalbar, Kubu Raya – Peristiwa tragis menimpa seorang karyawan peternakan ayam petelur di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Seorang pemuda berusia 18 tahun ditemukan meninggal dunia di kamar istirahatnya, diduga kuat akibat tersengat aliran listrik saat mengisi daya telepon genggam.

 

Korban diketahui bernama Desta Ramandus. Ia ditemukan tak bernyawa di kamar karyawan yang berada di area Peternakan Ayam Petelur PT Tata Mulia Fortuna, Jalan Madu Sari, Dusun Karya Baru, Desa Madu Sari, Kecamatan Sungai Raya, Kamis (29/1/2026) sekitar pukul 12.40 WIB.

 

Saat ditemukan, korban berada dalam posisi tengkurap. Handphone yang tengah diisi daya ditemukan menempel di bagian dada kanan korban dalam kondisi terbakar, diduga akibat korsleting atau sengatan listrik.

 

Kapolsek Sungai Raya AKP Hariyanto melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, korban pertama kali ditemukan oleh rekan kerjanya yang curiga karena korban tidak merespons saat dipanggil.

 

“Saksi sempat memanggil korban beberapa kali, namun tidak ada jawaban. Karena merasa curiga, saksi mendatangi kamar korban yang pintunya setengah terbuka,” ujar Ade, Jumat (30/1/2026).

 

Saat masuk ke kamar, saksi melihat korban dalam kondisi tengkurap dan tidak bergerak. Ketika dibalik, terlihat luka bakar di bagian dada, kulit korban membiru, dan korban dipastikan telah meninggal dunia.

 

“Saksi kemudian mencabut kabel charger yang masih terhubung dengan korban. Saat itu handphone korban ditemukan melekat di dada kanan dalam kondisi terbakar,” jelasnya.

 

Rekan kerja korban segera meminta pertolongan dan melaporkan kejadian tersebut kepada pemilik peternakan, Bhabinkamtibmas Desa Madu Sari, serta pihak keluarga korban. Petugas dari Unit Inafis Satreskrim Polres Kubu Raya bersama Polsek Sungai Raya langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan identifikasi awal.

 

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Soedarso Pontianak menggunakan ambulans Desa Madu Sari untuk dilakukan visum luar. Pihak keluarga menolak dilakukan otopsi terhadap jenazah korban.

 

“Setelah visum selesai, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. Hingga saat ini kami masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kematian korban,” kata Ade.

 

Polisi menduga sementara korban meninggal akibat tersengat listrik saat mengisi daya handphone. Namun penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan, termasuk pemeriksaan instalasi listrik serta alat pengisi daya yang digunakan korban.

 

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan peralatan listrik, khususnya saat mengisi daya handphone. Warga diminta memastikan kabel dan stop kontak dalam kondisi layak, tidak rusak, serta digunakan di lingkungan yang aman dan kering untuk mencegah kejadian serupa terulang. (*)

Komentar

Silakan login untuk memberikan komentar: