Senin, 09 Maret 2026
Advertisement
Advertisement

Jelang Lebaran, Pemkot Pontianak Gelar Pasar Murah, Paket Sembako Premium Hanya Rp85 Ribu

© Foto oleh Author
Pasar Murah kerap diserbu warga untuk membeli bahan pokok dengan harga terjangkau.
Advertisement

Rakyat Kalbar, Pontianak – Pemerintah Kota Pontianak menghadirkan angin segar bagi masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah melalui Operasi Pasar Murah yang digelar di enam kecamatan. Program ini menawarkan paket bahan pokok premium dengan harga terjangkau, sebagai upaya membantu warga memenuhi kebutuhan Lebaran sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran.

 

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengatakan operasi pasar ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat, terutama di tengah meningkatnya permintaan bahan pokok menjelang hari raya.

 

“Kami ingin memastikan masyarakat tetap bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga yang wajar. Menjelang Idul Fitri biasanya permintaan meningkat dan harga ikut bergerak. Melalui operasi pasar ini, kami berupaya menjaga keterjangkauan dan ketersediaan,” ujarnya, Kamis (26/2/2026).

 

Dalam kegiatan tersebut, Pemkot Pontianak menyediakan paket sembako premium berisi beras 5 kilogram, gula 1 kilogram, dan minyak goreng 1 liter dengan harga Rp85.000 per paket. Selain itu, tersedia juga telur ayam kemasan isi 10 butir seharga Rp13.000 per pak serta berbagai komoditas lainnya yang dijual dalam bazar murah.

 

Operasi pasar dilaksanakan secara bergilir di kantor camat masing-masing kecamatan, dimulai di Kantor Camat Pontianak Tenggara pada 2 Maret 2026, dilanjutkan di Pontianak Selatan pada 3 Maret, Pontianak Kota pada 4 Maret, Pontianak Barat pada 5 Maret, Pontianak Utara pada 9 Maret, dan Pontianak Timur pada 10 Maret 2026. Kegiatan berlangsung setiap hari pelaksanaan mulai pukul 07.00 hingga 12.00 WIB.

 

Untuk memastikan pemerataan, setiap warga hanya diperbolehkan membeli satu paket selama persediaan masih ada. Warga juga diwajibkan menunjukkan KTP asli sesuai domisili kecamatan serta menyerahkan satu lembar fotokopi KTP. Selain itu, pembeli diminta membawa tas belanja sendiri karena panitia tidak menyediakan kantong plastik.

 

Edi menegaskan, operasi pasar ini terselenggara berkat kerja sama Pemerintah Kota Pontianak dengan berbagai pihak, termasuk perbankan dan pelaku usaha. Ia berharap kegiatan ini dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga selama Ramadan hingga Idul Fitri.

 

“Kami mengajak masyarakat memanfaatkan kegiatan ini dengan tertib. Pemerintah akan terus berupaya menjaga pasokan dan mengendalikan harga agar situasi tetap kondusif selama Ramadan hingga Idul Fitri,” tutupnya. (*)

Komentar

Silakan login untuk memberikan komentar: