Rakyat Kalbar, Jakarta – PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) memperkuat komitmennya terhadap prinsip Environmental, Social and Governance (ESG) melalui pengelolaan sampah berkelanjutan dalam penyelenggaraan Ultraverse Festival di Jakarta, Surabaya, dan Denpasar. Konser berskala besar yang menjangkau sekitar 25.000 penonton ini berhasil mengalihkan 1.754 kilogram sampah dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 6.600 kilogram CO₂e.
Inisiatif ini menjadi bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan sekaligus momentum peluncuran layanan XL Ultra 5G+, dengan menghadirkan standar baru penyelenggaraan event ramah lingkungan di Indonesia.
Direktur & Chief Regulatory Officer XLSMART, Merza Fachys, menegaskan bahwa penerapan Zero Waste to Landfill dan Responsible Waste Management merupakan wujud nyata integrasi prinsip ESG dalam operasional perusahaan.
“Penerapan Zero Waste to Landfill dan Responsible Waste Management adalah bagian dari komitmen perusahaan dalam mengintegrasikan prinsip ESG ke dalam setiap inisiatif bisnis, termasuk penyelenggaraan Ultraverse Festival. Setiap kegiatan besar dirancang dengan prinsip keberlanjutan yang terukur dan dapat direplikasi,” ujarnya, Kamis (26/2/2026).
Merza menambahkan, penerapan konsep serupa sebelumnya telah dilakukan dalam AXIS Nation Cup 2025, di mana perusahaan berhasil mengumpulkan 4.200 kilogram sampah selama acara berlangsung. Langkah tersebut memperkuat kepercayaan pelanggan dan mitra terhadap komitmen perusahaan dalam menghadirkan konektivitas yang bertanggung jawab terhadap lingkungan.
Dalam pelaksanaannya, Ultraverse Festival di Jakarta menerapkan konsep Zero Waste to Landfill bekerja sama dengan Waste4Change. Sampah dikelola melalui pengurangan dari sumber, pemilahan terpisah, pemanfaatan kembali, daur ulang, hingga konversi residu menjadi energi, sehingga meminimalkan sampah yang berakhir di TPA.
Sementara di Surabaya, pendekatan Reduce Waste to Landfill diterapkan dengan fokus pada pengurangan sampah sejak tahap perencanaan, optimalisasi pemilahan dan daur ulang, serta mendorong praktik guna ulang untuk mendukung ekonomi sirkular.
Di Denpasar, pengelolaan difokuskan pada limbah makanan melalui kerja sama dengan Z Bio dan pihak venue ATLAS. Limbah makanan yang telah dipilah diolah menjadi pakan ternak dan pupuk organik, kemudian dimanfaatkan oleh petani lokal, sehingga memberikan nilai tambah bagi sektor pertanian.
Seluruh pengelolaan sampah dilakukan melalui kolaborasi dengan Waste4Change dan Z Bio, dengan memastikan pemilahan dilakukan langsung dari sumbernya. Langkah ini penting mengingat konser musik berskala besar berpotensi menghasilkan hingga 12.500 kilogram sampah dalam satu kali penyelenggaraan.
Dari total penyelenggaraan di tiga kota, dampak keberlanjutan yang dihasilkan cukup signifikan. Selain mengalihkan 1.754 kilogram sampah dari TPA, pengurangan emisi sebesar 6.600 kilogram CO₂e setara dengan sekitar 700.000 kali pengisian daya smartphone atau perjalanan kendaraan berbahan bakar bensin sejauh 33.000 hingga 40.000 kilometer.
Manager Marketing Communication & Partnership Waste4Change, Pandu Priyambodo, mengapresiasi komitmen XLSMART sebagai pelopor event telekomunikasi ramah lingkungan.
“Kami mengapresiasi komitmen XLSMART dalam menghadirkan Ultraverse Festival sebagai event provider telekomunikasi pertama yang menyelenggarakan konser serentak di tiga kota dengan penerapan responsible waste management. Pengelolaan ini berkontribusi pada pengurangan lebih dari 6,6 ton emisi CO₂, setara dengan menumbuhkan lebih dari 300 pohon selama satu tahun,” ujarnya.
Co-founder Z Bio, Fredric Tanuwijoyo, menambahkan bahwa pengolahan limbah makanan menjadi pakan ternak dan pupuk organik tidak hanya mengurangi sampah, tetapi juga mendukung praktik ekonomi sirkular dan pertanian berkelanjutan.
Melalui inisiatif ini, XLSMART menegaskan posisinya sebagai pelopor penyelenggaraan event berkelanjutan di industri telekomunikasi Indonesia, sekaligus menunjukkan bahwa inovasi teknologi dapat berjalan selaras dengan tanggung jawab terhadap lingkungan. (*)
Komentar
Silakan login untuk memberikan komentar: