Rabu, 11 Maret 2026
Advertisement
Advertisement

Pertamina Pastikan Stok BBM Aman Jelang Ramadan dan Idul Fitri, Masyarakat Diminta Tak Panic Buying

© Foto oleh Author
PT Pertamina (Persero) melalui PT Pertamina Patra Niaga memastikan bahwa pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) nasional saat ini berada dalam kondisi aman...
Advertisement

Rakyat Kalbar, Jakarta – PT Pertamina (Persero) melalui anak usahanya PT Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) nasional dalam kondisi aman dan terkendali menjelang layanan energi selama Ramadan hingga Idul Fitri. Saat ini, stok BBM nasional berada pada kisaran sekitar 21 hari yang merupakan stok operasional normal dalam sistem logistik energi nasional.

 

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun menjelaskan bahwa stok operasional tersebut merupakan pasokan BBM yang disimpan dan dikelola sesuai kapasitas penimbunan nasional untuk menjamin kelancaran distribusi energi ke seluruh wilayah Indonesia.

 

Menurutnya, jumlah stok tersebut bersifat dinamis karena terus diperbarui melalui proses pengisian ulang secara berkala, baik dari produksi kilang domestik maupun pengadaan impor yang telah direncanakan sebelumnya.

 

“Stok sekitar 21 hari yang dikelola Pertamina Patra Niaga merupakan stok BBM yang secara normal selalu dijaga dalam sistem logistik energi nasional. Stok ini terus dilakukan top-up atau penambahan produk melalui produksi dari kilang domestik maupun pengadaan impor yang telah direncanakan jauh hari sebelumnya sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan BBM,” ujarnya, Jumat (6/3/2026).

 

Ia menambahkan, Pertamina Patra Niaga memiliki sistem pengelolaan rantai pasok energi yang terintegrasi, mulai dari pengadaan minyak mentah dan produk BBM, pengolahan di kilang, transportasi, hingga distribusi ke berbagai wilayah Indonesia. Sistem tersebut memastikan pasokan energi tetap terjaga dan dapat diakses masyarakat secara merata.

 

Menanggapi dinamika geopolitik global, termasuk perkembangan konflik di kawasan Timur Tengah, Pertamina Patra Niaga juga telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi guna menjaga ketahanan pasokan energi nasional.

 

Langkah tersebut antara lain melalui diversifikasi sumber pasokan minyak mentah dan produk BBM, penguatan ketahanan logistik dan distribusi, optimalisasi operasi kilang dalam negeri, serta peningkatan koordinasi dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan.

 

“Pertamina Patra Niaga terus memantau perkembangan situasi global dan telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif agar rantai pasok energi nasional tetap terjaga,” jelas Roberth.

 

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan, Edi Mangun memastikan ketersediaan BBM di wilayah Regional Kalimantan juga dalam kondisi aman.

 

Ia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan serta tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying yang berpotensi mengganggu distribusi.

 

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Pembelian yang berlebihan dapat mengganggu kelancaran distribusi yang selama ini berjalan normal. Dengan penggunaan yang bijak, distribusi energi dapat terus terjaga sehingga seluruh masyarakat tetap mendapatkan akses BBM,” ujarnya.

 

Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk terus memastikan kebutuhan energi masyarakat, dunia usaha, dan perekonomian nasional tetap terpenuhi dengan baik, sekaligus memantau perkembangan situasi global guna menjaga keamanan pasokan energi di seluruh wilayah Indonesia.

Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135. (*)

Komentar

Silakan login untuk memberikan komentar: