Minggu, 05 April 2026
Advertisement
Advertisement

Pertamina Tambah Suplai hingga 140 Persen, Distribusi BBM di Kalbar Mulai Kondusif

© Foto oleh Editor
Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan perkuat distribusi, pastikan ketersediaan BBM dan pelayanan SPBU di Kalbar semakin kondusif.
Advertisement

Rakyat Kalbar, Pontianak – Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan distribusi dan pelayanan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kalimantan Barat, khususnya di Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya, mulai berangsur kondusif.

 

Berbagai langkah strategis dilakukan untuk mengatasi antrean dan menjaga ketersediaan BBM di lapangan. Di antaranya dengan mengoperasikan Integrated Terminal Pontianak selama 24 jam, meningkatkan suplai hingga 140 persen dari kondisi normal, serta menambah armada mobil tangki dan frekuensi pengiriman ke SPBU prioritas.

 

Selain itu, distribusi juga diperkuat melalui pengawalan mobil tangki oleh aparat kepolisian guna mempercepat penyaluran dari titik suplai ke SPBU.

 

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan, Edi Mangun, menegaskan bahwa langkah ini dilakukan secara menyeluruh agar pasokan tetap terjaga dan pelayanan berjalan optimal.

 

“Kami menegaskan bahwa suplai BBM di Kalimantan Barat terus kami tambah dan distribusikan secara maksimal. Dengan berbagai upaya percepatan yang dilakukan, kondisi saat ini mulai berangsur kondusif. Namun demikian, apabila dalam waktu singkat kembali habis dan antrean terjadi, maka hal tersebut menjadi indikasi adanya pola konsumsi yang tidak wajar yang perlu kita tangani bersama,” ujarnya.

 

Tak hanya dari sisi suplai, penguatan juga dilakukan pada sistem distribusi. Pertamina mengaktifkan tambahan nozzle di SPBU yang sebelumnya belum beroperasi, serta mempercepat aktivasi QR Code guna memastikan pembelian BBM lebih tepat sasaran.

 

Menanggapi adanya laporan SPBU yang sempat tidak beroperasi, Pertamina menegaskan bahwa hal tersebut menjadi perhatian serius. Evaluasi langsung dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok dan kesiapan layanan, serta mendorong SPBU tetap beroperasi optimal.

 

Secara umum, penyaluran BBM di wilayah Kalbar berjalan dengan realisasi tinggi dan stok dalam kondisi aman. Meski demikian, antrean masih terjadi di beberapa SPBU akibat lonjakan konsumsi yang tidak sepenuhnya normal, sehingga BBM yang telah disalurkan dalam jumlah besar dapat habis dalam waktu singkat.

 

Dalam upaya menjaga stabilitas distribusi, Pertamina juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk melakukan pengawasan serta penindakan terhadap praktik penimbunan dan spekulan yang berpotensi mengganggu distribusi.

 

Memasuki akhir pekan dan libur panjang, Pertamina memastikan ketersediaan BBM tetap terjaga agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas, termasuk ibadah, dengan lancar.

 

Masyarakat pun diimbau untuk tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Pembelian berlebihan dinilai dapat memperpanjang antrean serta menghambat distribusi bagi pengguna lainnya.

 

Untuk informasi dan pengaduan, masyarakat dapat menghubungi layanan Pertamina Contact Center 135, email pcc135@pertamina.com, maupun media sosial resmi @pertamina135 agar setiap laporan dapat segera ditindaklanjuti. (*)

Komentar

Silakan login untuk memberikan komentar: