Rakyat Kalbar, Pontianak – Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan mempercepat penyaluran bahan bakar minyak (BBM) di Kalimantan Barat, khususnya Kota Pontianak, menyusul lonjakan permintaan yang memicu antrean di sejumlah SPBU dalam beberapa hari terakhir.
Kapal-kapal pengangkut BBM dilaporkan telah tiba dan sandar di Integrated Terminal Pontianak. Dari terminal tersebut, distribusi ke SPBU kini terus digenjot melalui peningkatan suplai serta penambahan armada mobil tangki.
Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan, Edi Mangun, menegaskan bahwa percepatan distribusi menjadi fokus utama guna menjaga stabilitas pasokan di lapangan.
“Kami mengoptimalkan penyaluran dari terminal ke SPBU dengan menambah armada mobil tangki dan meningkatkan frekuensi pengiriman. Kami juga bersinergi dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan tepat sasaran,” ujarnya, Jumat (18/3/2026).
Secara umum, penyaluran BBM di wilayah tersebut tetap berjalan dengan realisasi tinggi. Namun, masih terdapat beberapa SPBU yang dalam proses pengiriman sehingga distribusi belum merata sepenuhnya. Kondisi ini menyebabkan antrean di titik-titik tertentu akibat penumpukan kendaraan.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Pertamina bersama pemerintah daerah dan aparat penegak hukum juga meningkatkan pengawasan di lapangan. Setiap indikasi penimbunan, pembelian tidak wajar, maupun penyalahgunaan BBM dipastikan akan ditindak tegas sesuai ketentuan yang berlaku.
Langkah ini diambil guna menjamin distribusi BBM tetap adil dan dapat diakses oleh seluruh masyarakat.
Pertamina pun mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Pembelian berlebihan dinilai dapat memperpanjang antrean sekaligus menghambat distribusi kepada masyarakat lainnya.
“Dukungan dan kerja sama semua pihak sangat dibutuhkan agar kondisi di lapangan segera kembali kondusif,” tambah Edi.
Untuk layanan informasi dan pengaduan, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135, melalui email maupun media sosial resmi, sehingga setiap laporan dapat segera ditindaklanjuti oleh tim terkait. (*)
Komentar
Silakan login untuk memberikan komentar: