Minggu, 05 April 2026
Advertisement
Advertisement

Antisipasi Lonjakan BBM, Pertamina Operasikan Terminal Pontianak 24 Jam untuk Urai Antrean

© Foto oleh Editor
Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan operasikan IT Pontianak 24 jam untuk antisipasi lonjakan permintaan BBM dan antrian di SPBU.
Advertisement

Rakyat Kalbar, Pontianak – Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan mengambil langkah cepat dengan mengoperasikan Integrated Terminal (IT) Pontianak selama 24 jam penuh guna mengantisipasi lonjakan permintaan bahan bakar minyak (BBM) yang berdampak pada antrean di sejumlah SPBU.

 

Kebijakan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Satgas Ramadan dan Idul Fitri 2026 untuk memastikan distribusi BBM tetap lancar dan kebutuhan masyarakat terpenuhi di tengah meningkatnya konsumsi energi.

 

Area Manager Communication, Relation & CSR Regional Kalimantan, Edi Mangun, menjelaskan bahwa optimalisasi operasional terminal dilakukan untuk mempercepat suplai BBM ke SPBU.

 

“Kami memahami adanya peningkatan antrean di beberapa SPBU di Pontianak. Dengan pengoperasian terminal selama 24 jam, kami berharap penyaluran BBM bisa lebih cepat sehingga antrean dapat segera terurai,” ujarnya, Jumat (20/3/2026).

 

Selain itu, Pertamina juga melakukan pemantauan intensif terhadap distribusi di lapangan serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum guna memastikan kelancaran penyaluran.

 

Pertamina memastikan bahwa stok BBM dalam kondisi aman dan mencukupi. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying karena dapat memperparah kondisi antrean.

 

“Pembelian yang tidak sesuai kebutuhan berpotensi menghambat distribusi dan merugikan masyarakat lain,” tambah Edi.

 

Melalui langkah ini, Pertamina berkomitmen menjaga keandalan pasokan energi sekaligus memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat, khususnya selama momentum Ramadan dan Idul Fitri 2026.

 

Untuk layanan informasi, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135 atau melalui kanal resmi yang tersedia agar setiap laporan dapat segera ditindaklanjuti. (*)

Komentar

Silakan login untuk memberikan komentar: