Rakyat Kalbar, Sanggau – Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap tiga anak buah kapal (ABK) yang dilaporkan tenggelam setelah kapal MV JH 07 terbalik di Sungai Kapuas, tepatnya di Desa Sansat, Kecamatan Toba, Kabupaten Sanggau, pada Jumat (13/3/2026) dini hari.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak, I Made Junetra, mengatakan pihaknya menerima laporan mengenai insiden tersebut setelah kapal yang sedang melakukan aktivitas penambangan pasir di sungai tiba-tiba terbalik.
“I Made Junetra menjelaskan kronologis kejadian, pada tanggal 13 Maret 2026 sekitar pukul 03.00 WIB kapal MV JH 07 yang sedang melaksanakan aktivitas penambangan pasir di Sungai Kapuas tiba-tiba terbalik. Akibat kejadian tersebut tiga orang ABK dilaporkan tenggelam,” ujarnya.
Setelah menerima laporan tersebut, Kantor SAR Pontianak langsung memberangkatkan satu tim rescue menuju lokasi kejadian untuk membantu proses pencarian korban.
Tim diberangkatkan menggunakan Rigid Buoyancy Boat (RBB) Pontianak dengan dilengkapi berbagai peralatan pendukung operasi SAR, di antaranya peralatan evakuasi, peralatan medis, peralatan navigasi, peralatan komunikasi, serta peralatan selam untuk mendukung proses pencarian di perairan Sungai Kapuas.
Tiga korban yang dilaporkan tenggelam dan hingga kini masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan yakni Benget Situmeang, Yan Zhe, dan Shang Mingde.
Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih terus melakukan upaya pencarian di sekitar lokasi kejadian dengan melakukan penyisiran di permukaan sungai serta pemantauan pada sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi korban tenggelam.
Pihak SAR juga terus berkoordinasi dengan unsur terkait serta masyarakat setempat untuk mempercepat proses pencarian terhadap ketiga korban. (*)
Komentar
Silakan login untuk memberikan komentar: