Rakyat Kalbar, Sanggau - Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian terhadap satu anak buah kapal (ABK) yang hilang akibat insiden kapal MV JH 07 terbalik di Sungai Kapuas, tepatnya di Desa Sansat, Kecamatan Toba, Kabupaten Sanggau, Jumat (13/3/2026).
Memasuki hari ketiga pencarian pada Minggu (15/3/2026), tim masih berupaya menemukan korban terakhir dari tiga ABK yang sebelumnya dilaporkan tenggelam dalam kecelakaan tersebut.
Operasi ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya tim dari Basarnas melalui Kantor SAR Pontianak yang menurunkan satu unit Rigid Buoyant Boat (RBB), unsur TNI AL dari Lantamal XII Pontianak dengan kapal KAL Lemukutan, Polisi Perairan dengan satu unit speed boat, serta dukungan dari pihak agen kapal.
Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra, menjelaskan bahwa pada hari ketiga operasi, pencarian dilakukan dengan metode penyisiran visual di permukaan air serta penyelaman di titik-titik yang dicurigai.
“Tim melaksanakan pencarian dengan pola visual di sepanjang aliran sungai dan penyelaman di sekitar lokasi kejadian. Area pencarian ditetapkan dengan radius sekitar 3 nautical mile dari titik kejadian,” ujarnya.
Namun hingga Minggu sore, korban yang diketahui bernama Yan Zhe belum berhasil ditemukan.
“Pada pukul 17.30 WIB, operasi SAR hari ketiga terhadap satu korban atas nama Yan Zhe dihentikan sementara dengan hasil nihil,” tambahnya.
Meski belum membuahkan hasil, tim tetap melakukan pemantauan di sekitar lokasi serta berkoordinasi dengan seluruh unsur yang terlibat.
Operasi SAR direncanakan kembali dilanjutkan pada hari berikutnya dengan melibatkan Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI/Polri, BPBD, dan masyarakat setempat, guna menemukan korban terakhir yang masih hilang. (*)
Komentar
Silakan login untuk memberikan komentar: