Kamis, 16 April 2026
Advertisement
Advertisement

RAFI 2026, Telkomsel Pamasuka Sukses Jaga Jaringan Tetap Stabil di Tengah Lonjakan Trafik Digital

© Foto oleh Editor
Advertisement

Rakyat Kalbar, Pontianak – Momentum Ramadan dan Idul Fitri 1447 H (RAFI 2026) menjadi ujian besar bagi kualitas layanan telekomunikasi di tengah meningkatnya mobilitas dan aktivitas digital masyarakat. Telkomsel Pamasuka berhasil menjawab tantangan tersebut dengan menjaga konektivitas pelanggan tetap stabil, aman, dan andal sepanjang periode penting ini.

 

Sejak awal Ramadan, Telkomsel telah melakukan berbagai langkah antisipatif, mulai dari penguatan dan optimalisasi jaringan di titik-titik prioritas hingga pemantauan layanan berbasis kecerdasan buatan (AI) secara end-to-end. Kesiapan tim lapangan juga ditingkatkan untuk memastikan pelanggan tetap terhubung selama menjalani ibadah, perjalanan mudik, hingga merayakan Lebaran.

 

Berdasarkan data internal, puncak pergerakan pelanggan antarwilayah terjadi pada H+2 Idul Fitri dengan total mencapai 807 ribu pelanggan. Arus terbesar mengarah ke Sulawesi sebanyak 390 ribu pelanggan, diikuti Kalimantan 284 ribu pelanggan, dan Papua 132 ribu pelanggan.

 

Lonjakan mobilitas ini turut mendorong peningkatan trafik data secara signifikan. Telkomsel Pamasuka mencatat payload puncak mencapai 17,4 PetaByte atau meningkat 10,4 persen dibanding hari normal. Secara wilayah, pertumbuhan trafik tertinggi terjadi di Sulawesi sebesar 12,9 persen, disusul Maluku Papua 10,9 persen, dan Kalimantan 7,8 persen.

 

Aktivitas digital pelanggan didominasi penggunaan aplikasi komunikasi dan media sosial seperti WhatsApp, TikTok, Facebook, Instagram, dan YouTube. WhatsApp menjadi aplikasi dengan pertumbuhan payload tertinggi, melonjak hingga 38,13 persen, menandakan kuatnya peran komunikasi digital dalam menjaga silaturahmi selama Lebaran.

 

Dari sisi kategori layanan, komunikasi menjadi penyumbang pertumbuhan terbesar dengan kenaikan 37,32 persen, diikuti media sosial 34,61 persen, serta e-commerce seperti TikTok Shop, Shopee, dan Tokopedia yang tumbuh 29,7 persen.

 

Untuk mengantisipasi lonjakan trafik, Telkomsel memperkuat 71 titik prioritas yang mencakup jalur mudik, simpul transportasi, kawasan wisata, hingga area permukiman. Penentuan lokasi ini berbasis analitik dan pemodelan Machine Learning, serta didukung teknologi Autonomous Network berbasis AI guna menjaga stabilitas layanan secara menyeluruh.

 

Hasilnya, hampir seluruh gangguan jaringan di titik prioritas dapat diselesaikan tepat waktu dengan tingkat keberhasilan mencapai 97,2 persen, serta ketersediaan layanan mencapai 99,5 persen.

 

Meski terjadi lonjakan trafik signifikan di sejumlah daerah tujuan mudik seperti Jeneponto di Sulawesi dan Hulu Sungai Utara di Kalimantan, kualitas jaringan tetap terjaga dengan baik. Hal serupa juga terjadi di destinasi wisata favorit yang mencatat tingginya penggunaan data selama libur Lebaran.

 

VP Area Network Operations Telkomsel Pamasuka, Anky Arief Priyagung, menyampaikan bahwa Ramadan dan Idul Fitri merupakan momen yang sangat personal bagi masyarakat, sehingga Telkomsel berkomitmen penuh untuk menghadirkan layanan terbaik.

 

“Telkomsel telah menyiapkan jaringan sebaik mungkin sebagai bagian dari komitmen melayani sepenuh hati, agar pelanggan dapat menjalani Ramadan hingga Lebaran dengan lancar, baik untuk silaturahmi, perjalanan, maupun aktivitas digital sehari-hari,” ujarnya.

 

Keberhasilan ini semakin menegaskan peran Telkomsel sebagai penyedia layanan telekomunikasi yang mampu menjaga kualitas jaringan di tengah lonjakan trafik, sekaligus memastikan pelanggan tetap terhubung di momen kebersamaan yang paling berarti. (*)

Komentar

Silakan login untuk memberikan komentar: