Kamis, 26 Februari 2026
Advertisement
Advertisement

Kubu Raya Perketat Kesiapsiagaan Karhutla, Bupati Pimpin Apel Siaga Lintas Sektor

© Foto oleh Author
Apel Siaga Pencegahan dan Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Halaman Kantor Bupati Kubu Raya.
Advertisement

Rakyat Kalbar, Kubu Raya — Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menggelar Apel Siaga Pencegahan dan Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Halaman Kantor Bupati Kubu Raya, Selasa (20/1/2026). Apel ini menjadi langkah strategis untuk memastikan kesiapan seluruh unsur menghadapi potensi Karhutla, khususnya memasuki periode rawan musim kemarau.

 

Apel dipimpin langsung oleh Bupati Kubu Raya H. Sujiwo selaku Inspektur Apel, dihadiri Wakil Bupati Kubu Raya H. Sukiryanto, Dandim 1207/Pontianak Kolonel Inf. Robbi Firdaus, Kapolres Kubu Raya AKBP Kadek Ary Mahardika, Danyon A Pelopor Satbrimob Polda Kalbar KOMPOL Jon Rubi Sugianto,

 

Wakapolres Kubu Raya KOMPOL Andri Syahroni, Pabung Wilayah Kubu Raya Kodim 1207/Pontianak Mayor Czi. Budi Santoso, pejabat utama Polres Kubu Raya, perwakilan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio, perangkat daerah, serta relawan pemadam kebakaran swasta.

 

Dalam amanatnya, Bupati Sujiwo menegaskan bahwa apel siaga merupakan bentuk komitmen bersama dalam menghadapi ancaman Karhutla yang hampir setiap tahun melanda wilayah Kubu Raya. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan sejak dini agar kebakaran tidak meluas dan menimbulkan dampak besar bagi masyarakat.

 

“Kabupaten Kubu Raya merupakan salah satu daerah rawan Karhutla di Kalimantan Barat. Karena itu, seluruh elemen harus selalu siaga dan tidak boleh lengah dalam menghadapi potensi kebakaran,” tegasnya.

 

Sujiwo mengungkapkan, berdasarkan data penanganan Karhutla, sejak awal tahun 2025 hingga Januari 2026 telah terdeteksi sedikitnya 20 titik api di wilayah Kubu Raya dengan luasan terdampak yang bervariasi. Kondisi ini menjadi peringatan penting agar upaya pencegahan terus diperkuat.

 

Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, lanjut Sujiwo, telah melakukan berbagai langkah antisipatif, mulai dari patroli terpadu, pemantauan titik api, hingga pemadaman langsung di lokasi kebakaran. Seluruh upaya tersebut akan terus diintensifkan selama status siaga darurat kabut asap akibat Karhutla masih diberlakukan.

 

Ia juga menegaskan bahwa penanganan Karhutla tidak bisa dilakukan secara parsial oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan sinergi kuat antara pemerintah daerah, TNI-Polri, instansi teknis, relawan, serta peran aktif masyarakat.

 

“Melalui apel siaga ini, saya menginstruksikan seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat koordinasi dan komunikasi, sehingga penanganan Karhutla dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terpadu,” ujarnya.

 

Menutup amanatnya, Bupati Sujiwo meminta seluruh stakeholder memastikan kesiapan personel dan peralatan operasional agar dapat digerakkan sewaktu-waktu ketika terjadi kebakaran.

 

Apel siaga ini diharapkan menjadi momentum penguatan komitmen bersama dalam mencegah dan menangani Karhutla, sekaligus meminimalkan dampak lingkungan, kesehatan, dan gangguan aktivitas masyarakat di Kabupaten Kubu Raya. (*)

Komentar

Silakan login untuk memberikan komentar: