Kamis, 26 Februari 2026
Advertisement
Advertisement

Kembali Pimpin DMI Kalbar, Ria Norsan Serukan Gerakan Memakmurkan Masjid dari Umat untuk Umat

© Foto oleh Author
Dilantik Jusuf Kalla, Ria Norsan nahkodai DMI Kalbar lima tahun ke depan.
Advertisement

Rakyat Kalbar, Pontianak - Gubernur Kalimantan Barat, Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H., kembali dipercaya menahkodai Pimpinan Wilayah Dewan Masjid Indonesia (PW-DMI) Provinsi Kalimantan Barat untuk masa khidmat 2025–2030. Pelantikan Ketua PW DMI Kalbar beserta jajaran pengurus berlangsung khidmat di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, Kamis (15/1/2025).

 

Pelantikan tersebut dilakukan langsung oleh Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia Pusat, Dr. (H.C.) Muhammad Jusuf Kalla. Kehadiran tokoh nasional ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran strategis masjid sebagai pusat peradaban umat Islam di Bumi Khatulistiwa.

 

Dalam sambutannya, Ria Norsan menyampaikan rasa hormat dan apresiasi atas kehadiran Ketua Umum DMI Pusat di Kalimantan Barat. Ia menegaskan bahwa kehadiran Jusuf Kalla bukan hanya sebuah kehormatan, tetapi juga menjadi suntikan semangat bagi jajaran pengurus DMI Kalbar untuk terus mengoptimalkan peran masjid di tengah masyarakat.

 

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan selaku Ketua PW DMI Kalbar, saya mengucapkan selamat datang kepada Bapak Ketua Umum DMI Pusat. Kehadiran beliau menjadi motivasi besar bagi kami untuk memperkuat fungsi masjid sebagai pusat kehidupan umat Islam,” ujar Norsan.

 

Ia menekankan bahwa Dewan Masjid Indonesia memiliki peran besar menjadikan masjid sebagai tumpuan harapan umat. Menurutnya, masjid tidak boleh hanya dimaknai sebagai tempat ibadah ritual semata, tetapi harus menjadi rumah besar umat yang aktif dalam bidang sosial, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi.

 

“Masjid harus menjadi madrasah bagi semua kalangan dan usia. DMI hadir untuk mendorong pengelolaan masjid yang lebih produktif melalui pembinaan jamaah, pembangunan sarana prasarana, serta penggalian potensi umat agar mandiri dan berdaya,” jelasnya.

 

Ria Norsan juga mengajak seluruh pengurus DMI Kalbar yang baru dilantik untuk berkontribusi secara nyata, baik melalui pemikiran maupun tenaga, demi kemajuan masjid-masjid di Kalimantan Barat.

Ia mengingatkan agar kemegahan bangunan masjid sejalan dengan kemakmuran jamaahnya. Menurutnya, masih ada masjid yang berdiri megah namun belum dihidupkan secara optimal oleh umat.

 

“Jangan sampai masjidnya megah, tetapi jamaahnya sepi. Masjid harus hidup dengan kegiatan ibadah, pendidikan, dan sosial,” tegasnya.

 

Lebih lanjut, Norsan menegaskan bahwa pengurus DMI harus menjadi teladan dalam memakmurkan masjid. Tanggung jawab tersebut, menurutnya, melekat langsung pada para pengurus Dewan Masjid.

“Masjid yang kita bangun, kalau tidak kita makmurkan siapa lagi. Kalau bukan kita selaku Dewan Masjid, lalu kapan lagi masjid itu benar-benar hidup,” ujarnya.

 

Sementara itu, Ketua Umum DMI Pusat Muhammad Jusuf Kalla menegaskan bahwa hakikat Dewan Masjid Indonesia adalah memakmurkan masjid dan dimakmurkan oleh umat.

 

“Memakmurkan masjid berarti beribadah sekaligus memajukan masyarakat. Masjid bukan hanya tempat salat, tetapi pusat pembinaan umat. Dari masjid, kita membangun kemakmuran masyarakat, karena dalam ajaran agama, kemakmuran adalah jalan menuju kemajuan,” ujar Jusuf Kalla.

 

Dengan kepengurusan baru ini, PW DMI Kalbar diharapkan semakin solid dan mampu menjadikan masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, dan pemberdayaan umat di seluruh wilayah Kalimantan Barat. (*)

Komentar

Silakan login untuk memberikan komentar: