Rabu, 22 April 2026
Advertisement
Advertisement

Wawako Pontianak Tantang IMM Perkuat Ideologi dan Jadi Motor Perubahan

© Foto oleh Editor
Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan berfoto bersama Pengurus Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kota Pontianak.
Advertisement

Rakyat Kalbar, Pontianak – Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, mengajak Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) untuk terus meneguhkan ideologi sekaligus memperkuat peran strategis mahasiswa dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan daerah.

 

Ajakan tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan Halal Bihalal yang dirangkai dengan Dialog Refleksi Milad ke-62 IMM bertema *“Meneguhkan Ideologi, Menguatkan Gerakan dan Mencerahkan Peradaban”* di Aula Rumah Dinas Wakil Wali Kota Pontianak, Sabtu (18/4/2026).

 

“IMM harus terus meneguhkan ideologi dan memperkuat peran gerakan mahasiswa agar mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan daerah,” ujarnya.

 

Bahasan menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan yang menjadi fondasi gerakan Muhammadiyah. Menurutnya, IMM memiliki posisi strategis sebagai organisasi kemahasiswaan dalam mendorong perubahan melalui gagasan yang kritis dan solutif.

 

“Mahasiswa harus hadir dengan ide-ide segar dan solusi nyata terhadap berbagai persoalan, termasuk isu-isu perkotaan,” ungkapnya.

 

Ia menilai, forum dialog refleksi menjadi ruang penting untuk merumuskan arah gerakan ke depan, terutama dalam menghadapi tantangan seperti pengelolaan lingkungan dan penanganan banjir di Kota Pontianak.

 

Bahasan juga menyinggung kearifan lokal masyarakat Pontianak dalam menghadapi kondisi geografis, seperti pembangunan rumah panggung yang sejak lama menjadi solusi adaptif terhadap tinggi muka air.

 

“Ini bukti bahwa masyarakat kita sejak dulu sudah memiliki solusi. Namun ke depan, diperlukan kajian yang lebih komprehensif dan berkelanjutan,” jelasnya.

 

Selain itu, ia memaparkan rencana pembangunan infrastruktur Pemerintah Kota Pontianak, termasuk jalan lingkar yang akan menghubungkan wilayah Pontianak Selatan, Tenggara, Timur, hingga Utara. Proyek tersebut diharapkan mampu mengurai kemacetan dan memperlancar mobilitas masyarakat, terutama dari kawasan perbatasan dengan Kabupaten Kubu Raya.

 

Pembangunan itu juga akan diintegrasikan dengan sistem drainase yang memadai guna mengurangi potensi genangan air dan kebakaran lahan.

 

“Kami membutuhkan masukan dari mahasiswa dan akademisi agar perencanaan ini tepat sasaran dan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

 

Sementara itu, Ketua Umum Pimpinan Cabang (PC) IMM Kota Pontianak, Muhammad Sher Khan, menyebut Milad ke-62 IMM sebagai momentum refleksi sekaligus penguatan konsolidasi kader.

 

Ia menegaskan bahwa IMM akan terus memperkuat jaringan dan gerakan, baik di tingkat lokal maupun nasional, sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan organisasi.

“Proses perjuangan tidak pernah berhenti. Konsolidasi terus kami lakukan untuk memperkuat gerakan IMM,” katanya.

 

Menurutnya, di usia yang tidak lagi muda, IMM justru memiliki keunggulan berupa pengalaman panjang untuk terus bertransformasi dan beradaptasi dengan dinamika zaman.

 

“IMM telah melewati banyak tantangan, dan itu menjadi kekuatan untuk terus berkembang dan memberi kontribusi nyata,” pungkasnya. (*)

Komentar

Silakan login untuk memberikan komentar: