Kamis, 26 Februari 2026
Advertisement
Advertisement

Polisi Sahabat Anak Hadir di Sungai Ambawang

Satlantas Kubu Raya Tanamkan ‘Benih Keselamatan’ Sejak TK

© Foto oleh Author
Keceriaan mewarnai lingkungan TK Negeri Pembina, Kecamatan Sungai Ambawang, saat personel kepolisian hadir dalam program Polisi Sahabat Anak.
Advertisement

Rakyat Kalbar, Kubu Raya – Suasana ceria menyambut kehadiran personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kubu Raya di TK Negeri Pembina Sungai Ambawang, Jumat (6/2/2026) pagi. Melalui program “Polisi Sahabat Anak” (Polsanak), polisi hadir bukan dengan sirene, melainkan dengan lagu, permainan, dan edukasi keselamatan lalu lintas.

 

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB di kawasan Jalan Trans Kalimantan, Kecamatan Sungai Ambawang itu mengusung tema “Pengenalan Lalu Lintas Sejak Dini”. Dipimpin Kanit Kamsel Iptu Fachri bersama Ipda Husni, jajaran Satlantas berupaya menanamkan disiplin berlalu lintas sekaligus membangun kedekatan emosional antara polisi dan anak-anak.

 

Kasat Lantas Polres Kubu Raya, IPTU J. Effendhy Kusuma melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade menegaskan bahwa Polsanak merupakan langkah strategis membangun budaya tertib berlalu lintas dari usia dini.

 

“Tujuan utama kami adalah melakukan internalisasi nilai-nilai disiplin sejak dini. Kami ingin menanamkan ‘seed of safety’ atau benih keselamatan di pikiran anak-anak. Ketika mereka memahami pentingnya aturan lalu lintas sejak usia TK, karakter itu akan terbentuk hingga dewasa nanti,” ujar Ade.

]

Menurutnya, pendekatan edukatif ini juga menjadi sarana menghapus sekat antara anak-anak dan institusi kepolisian. Polisi diperkenalkan sebagai sahabat dan pelindung, bukan sosok yang menakutkan.

 

“Kami ingin membangun citra positif bahwa polisi adalah sahabat mereka. Guru dan orang tua juga kami ajak menjadi role model, karena keteladanan adalah bentuk edukasi terbaik,” tambahnya.

 

Dalam kegiatan tersebut, tim yang terdiri dari Aiptu Selpio, Bripka Dizy Diannovita, Brigpol Nikky Angrila, dan Bripda Yulianingsih menyampaikan materi dengan metode komunikatif dan menyenangkan. Anak-anak diajak mengenal rambu lalu lintas dasar melalui permainan interaktif dan lagu edukatif.

 

Materi yang disampaikan meliputi pengenalan arti warna lampu lalu lintas dan rambu peringatan, tata cara menyeberang di zebra cross, pentingnya penggunaan helm, hingga pemahaman bahwa aturan dibuat untuk melindungi keselamatan jiwa.

 

Kehadiran personel Satlantas disambut hangat oleh kepala sekolah dan dewan guru. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat peran sekolah dalam membentuk karakter disiplin serta meningkatkan kesadaran keselamatan sejak usia dini.

 

Kegiatan ditutup dengan simulasi sederhana penggunaan jalan raya yang aman. Tawa dan antusiasme siswa menjadi bukti bahwa pesan keselamatan dapat disampaikan dengan cara yang menyenangkan—membekas di hati anak-anak yang kini memandang polisi sebagai sahabat mereka.

Komentar

Silakan login untuk memberikan komentar: