Kamis, 26 Februari 2026
Advertisement
Advertisement

Distribusi BBM Terkendala Pendangkalan Sungai

Pertamina Patra Niaga Optimalkan Suplai ke Sintang dan Sekitarnya

© Foto oleh Author
Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan lakukan optimalisasi distribusi BBM di wilayah Sintang dan sekitarnya.
Advertisement

Rakyat Kalbar, Sintang – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan melakukan optimalisasi distribusi BBM di sejumlah lembaga penyalur wilayah Kabupaten Sintang dan sekitarnya menyusul adanya penyesuaian operasional pada jalur pengiriman dari titik suplai menuju SPBU Reguler, SPBU Non Reguler, dan Pertashop.

 

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan Pertamina Patra Niaga, Edi Mangun, menjelaskan bahwa salah satu faktor yang memengaruhi distribusi adalah pendangkalan alur sungai akibat penurunan tinggi muka air.

 

“Per pagi ini, ketinggian Sungai Melawi tercatat sekitar 2,7 meter dan mengalami penurunan kurang lebih 30 sentimeter. Kondisi ini menyebabkan kapal pengangkut BBM belum dapat melakukan sandar dan bongkar muat di Fuel Terminal (FT) Sintang karena faktor keselamatan pelayaran,” jelasnya, Rabu (11/2/2026)

 

Selain faktor alam tersebut, pola suplai juga mengalami penyesuaian dengan pengalihan distribusi dari IT Pontianak dan FT Sintang yang memerlukan jarak serta waktu tempuh lebih panjang. 

 

Pertamina pun melakukan pengaturan ritase mobil tangki agar distribusi tetap berjalan optimal.

Wilayah terdampak penyesuaian ini meliputi Kabupaten Sintang, Kapuas Hulu, Sekadau, Melawi, hingga Sanggau.

 

Sebagai langkah antisipatif, Pertamina Patra Niaga melakukan pengaturan ulang jadwal pengiriman, percepatan suplai dari titik terdekat yang tersedia, serta optimalisasi armada distribusi. Perusahaan juga tengah mengkaji alternatif skema bongkar muat di wilayah Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, melalui metode unloading langsung dari kapal ke mobil tangki menggunakan desain skid meter.

 

“Alternatif ini masih dalam tahap kajian teknis dan review aspek keselamatan (HSSE) untuk memastikan seluruh proses berjalan aman dan sesuai prosedur. Kami berharap langkah ini dapat semakin memperkuat kelancaran distribusi BBM di wilayah Sanggau hingga Sintang,” tambah Edi.

 

Di sisi lain, monitoring penyaluran terus dilakukan, khususnya pada lembaga penyalur di wilayah strategis dan jalur utama guna menjaga kelancaran layanan kepada masyarakat.

 

Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas distribusi melalui koordinasi intensif bersama para pemangku kepentingan serta optimalisasi seluruh sumber daya yang tersedia, sehingga penyaluran BBM di wilayah terdampak dapat berangsur normal kembali.

 

Masyarakat diimbau untuk memperoleh BBM di lembaga penyalur resmi serta melaporkan apabila menemukan indikasi penyimpangan melalui Pertamina Contact Center 135, email pcc135@pertamina.com, maupun media sosial resmi @pertamina135 agar dapat segera ditindaklanjuti. (*)

Komentar

Silakan login untuk memberikan komentar: