Kamis, 26 Februari 2026
Advertisement
Advertisement

Tiga Kapal BBM Berhasil Sandar di Sintang, Pertamina Percepat Normalisasi Pasokan Hulu Kalbar

© Foto oleh Author
Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan pastikan pasokan BBM Hulu Kalbar diperkuat, kapal pengangkut BBM berhasil sandar di Sintang.
Advertisement

Rakyat Kalbar, Sintang – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan terus memperkuat pasokan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah hulu Kalimantan Barat. Hingga Senin (23/2/2026), tiga kapal pengangkut BBM berhasil sandar di Fuel Terminal (FT) Sintang sebagai bagian dari upaya percepatan normalisasi distribusi energi di wilayah tersebut.

 

Keberhasilan sandarnya kapal-kapal pengangkut ini menjadi langkah penting dalam mempercepat pemulihan distribusi BBM, seiring meningkatnya debit dan ketinggian air Sungai Melawi sejak akhir pekan lalu, yang kembali memungkinkan jalur distribusi sungai digunakan secara optimal.

 

Sejumlah kapal telah menyelesaikan proses bongkar muat BBM di terminal tersebut. Kapal OB Neira membongkar produk Pertalite, disusul Kapal OB Kumai yang menyalurkan Biosolar dan Pertalite pada Minggu (22/2/2026). Sementara itu, Kapal OB Goni turut menyelesaikan pembongkaran Pertalite pada Senin (23/2/2026).

 

Secara keseluruhan, tambahan pasokan sekitar 4.500 kiloliter (KL) BBM telah masuk secara bertahap ke Fuel Terminal Sintang. Pasokan tambahan ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan distribusi BBM ke sejumlah SPBU di wilayah terdampak, khususnya di kawasan hulu Kalimantan Barat.

 

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan, Edi Mangun, menegaskan bahwa Pertamina terus melakukan berbagai langkah strategis secara terkoordinasi untuk memastikan distribusi energi tetap berjalan lancar.

 

“Kami memastikan tambahan pasokan terus bergerak menuju Sintang untuk memperkuat stok dan mempercepat normalisasi distribusi. Koordinasi intensif bersama seluruh tim operasional dan pemangku kepentingan terus kami lakukan agar suplai tiba sesuai jadwal dan segera disalurkan ke SPBU prioritas,” ujarnya.

 

Sebelumnya, Pertamina juga mengoptimalkan distribusi melalui jalur darat menggunakan mobil tangki dari Integrated Terminal Pontianak ketika jalur sungai belum sepenuhnya dapat dilalui.

 

Selain itu, dermaga alternatif di Sanggau turut diaktifkan untuk mempercepat proses pembongkaran muatan kapal ke mobil tangki sehingga distribusi ke wilayah tujuan dapat dilakukan lebih efisien.

 

Koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, serta mitra transportasi juga terus diperkuat guna memastikan penyaluran BBM berjalan lancar dan tepat sasaran bagi masyarakat.

Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menyatakan akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala hingga distribusi BBM di wilayah hulu Kalimantan Barat kembali sepenuhnya normal dan stabil. (*)

Komentar

Silakan login untuk memberikan komentar: