Selasa, 21 April 2026
Advertisement
Advertisement

BKKBN Kalbar Gandeng Kampus dan Lembaga Sosial, Perkuat Layanan Keluarga Lewat Program Satyagatra

© Foto oleh Editor
Foto Bersama usai penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dalam rangka penguatan Program Satyagatra atau Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera.
Advertisement

Rakyat Kalbar, Pontianak — Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Barat resmi menjalin kerja sama strategis melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) guna memperkuat Program Satyagatra atau Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera, Senin (20/4/2026).

 

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kencana Perwakilan BKKBN Kalbar ini melibatkan sejumlah mitra penting, di antaranya Universitas Muhammadiyah Pontianak, IAIN Pontianak, serta Rumah Zakat.

“Kolaborasi lintas sektor ini menjadi langkah konkret dalam memperluas jangkauan layanan keluarga di Kalimantan Barat agar semakin komprehensif dan mudah diakses masyarakat,” Kepala Perwakilan BKKBN Kalbar, Nuryamin.

 

Ia mengatakan program Satyagatra ini merupakan inisiatif BKKBN yang menghadirkan layanan terpadu bagi keluarga, mulai dari konseling, edukasi, hingga pendampingan berbagai persoalan keluarga. Melalui kerja sama ini, Program Studi Psikologi dari perguruan tinggi akan dilibatkan sebagai konselor sekaligus rujukan layanan lanjutan.

 

Selain itu, sinergi dengan Rumah Zakat difokuskan untuk mendukung Program Bangga Kencana, khususnya dalam percepatan penurunan stunting melalui program sosial dan pemberdayaan keluarga.

Nuryamin, menegaskan pentingnya kolaborasi dalam menghadirkan layanan keluarga yang berkualitas.

 

“Sinergi dengan institusi pendidikan dan lembaga sosial menjadi kunci dalam memperkuat peran Program Satyagatra sebagai pusat layanan keluarga yang responsif,” ujarnya.

 

Sementara itu, Branch Manager Rumah Zakat Kalbar, Azrul Putra Nanda, menyatakan komitmennya dalam mendukung program tersebut, termasuk melalui Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING).

 

“Kami siap bersinergi, dengan tahap awal menargetkan bantuan kepada keluarga berisiko stunting sebagai bentuk kepedulian bersama,” ungkapnya.

 

Saat ini, BKKBN Kalbar telah mengembangkan 57 pusat layanan Satyagatra yang tersebar di berbagai wilayah dengan target menjangkau 1.575 keluarga. Layanan yang diberikan mencakup delapan jenis konseling, mulai dari informasi Program Bangga Kencana, konseling keluarga balita, remaja, pranikah, hingga pemberdayaan ekonomi keluarga.

 

Melalui kolaborasi ini, BKKBN berharap kualitas ketahanan keluarga di Kalimantan Barat semakin meningkat, sekaligus mampu menekan berbagai persoalan sosial, termasuk stunting, secara berkelanjutan. (*)

Komentar

Silakan login untuk memberikan komentar: