Rakyat Kalbar, Sekadau – Pasca banjir yang melanda Kecamatan Sekadau Hulu, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, jajaran Polsek Sekadau Hulu bersama petugas gabungan turun langsung melakukan pembersihan rumah warga dan tempat ibadah, Sabtu (10/1/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB tersebut menyasar permukiman warga serta Gereja Utusan Pantekosta Indonesia (GUPDI) Sekadau Hulu yang sebelumnya terdampak banjir. Aksi kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Sekadau Hulu IPTU Agustam dengan melibatkan personel Polsek Sekadau Hulu, Koramil Sekadau Hulu, Brimob, pemerintah Kecamatan Sekadau Hulu, BPBD, serta Damkar Kabupaten Sekadau.
Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Kasi Humas AKP Triyono mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemulihan pasca banjir sekaligus bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.
Selain melakukan pembersihan, petugas gabungan juga melaksanakan pengecekan dan koordinasi dengan pemerintah desa, patroli di kawasan terdampak, pengaturan lalu lintas di area permukiman, serta pemeriksaan kesehatan warga bersama petugas puskesmas.
Pelayanan kesehatan turut disiagakan melalui posko penanganan banjir, termasuk pemeriksaan langsung ke rumah warga yang mengalami gangguan kesehatan pasca banjir, baik di wilayah Sekadau Hulu maupun daerah terdampak lainnya seperti Kecamatan Nanga Taman.
Sementara itu, di Desa Rawak Hilir yang merupakan pusat Kecamatan Sekadau Hulu, dampak banjir masih dirasakan warga. Aktivitas masyarakat sempat terganggu, namun seiring surutnya air, sejumlah rumah mulai dibersihkan dan akses jalan yang terdampak kini berangsur normal serta sudah dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Sebagian warga memilih mengungsi ke rumah keluarga yang dinilai lebih aman, sementara sebagian lainnya bertahan di rumah untuk menjaga barang-barang berharga. Saat ini, debit air Sungai Sekadau dilaporkan telah menurun sekitar 30 hingga 40 sentimeter. Meski demikian, kewaspadaan tetap ditingkatkan mengingat potensi kiriman air dari wilayah Kecamatan Nanga Taman apabila curah hujan kembali meningkat.
AKP Triyono menegaskan, personel Polsek Sekadau Hulu bersama BPBD, TNI, dan unsur terkait terus memantau perkembangan situasi. Kesiapsiagaan serta koordinasi lintas sektor terus diperkuat guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir susulan.
Dalam penanganan pasca banjir tersebut, keselamatan dan keamanan masyarakat menjadi prioritas utama, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, serta warga yang sedang mengalami gangguan kesehatan.
Sementara itu, Pendeta Gereja Utusan Pantekosta Indonesia (GUPDI) Sekadau Hulu, Yohanes Santosa, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan oleh aparat TNI-Polri, Forkopimcam Sekadau Hulu, BPBD, Damkar, dan seluruh pihak yang terlibat.
“Kepedulian dan bantuan ini sangat berarti bagi kami dan jemaat yang terdampak banjir. Terima kasih atas kebersamaan dan perhatian yang diberikan,” tuturnya. (Rls/AL)
Komentar
Silakan login untuk memberikan komentar: