Rakyat Kalbar, Pontianak – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menyiapkan berbagai langkah strategis guna memastikan kelancaran distribusi energi selama Ramadan hingga Idul Fitri 2026. Salah satu upaya yang dilakukan adalah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idul fitri yang akan bertugas mulai 9 Maret hingga 1 April 2026.
Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan, Edi Mangun, mengatakan pembentukan Satgas tersebut bertujuan memperkuat pengawasan operasional sekaligus memastikan distribusi energi berjalan lancar hingga ke seluruh SPBU di wilayah Kalimantan.
“Dalam rangka Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah ini, terhitung tanggal 9 Maret sampai dengan 1 April, Pertamina akan memulai masa Satgas,” ujarnya, Minggu (8/3/2026).
Menurutnya, selama masa Satgas Pertamina akan melakukan berbagai langkah antisipatif untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi. Penguatan infrastruktur energi serta pengawasan operasional dilakukan secara menyeluruh oleh manajemen dan tim di lapangan.
“Kemudian berkaitan dengan kehandalan operasional, itu akan diawasi penuh oleh manajemen. Semua tim yang ada juga akan terlibat dalam pengawasan tersebut,” tambahnya.
Distribusi energi menjadi fokus utama selama periode Ramadan dan Idul Fitri. Pertamina memastikan rantai pasok berjalan lancar mulai dari kilang hingga ke SPBU agar masyarakat tidak mengalami kendala dalam memperoleh BBM.
Dalam kesempatan itu, Edi juga mengajak media untuk berperan menjaga situasi tetap kondusif dengan menyampaikan informasi yang positif kepada masyarakat. Ia menilai pemberitaan yang konstruktif dapat membantu mencegah kepanikan masyarakat dalam membeli BBM.
“Kami sangat berharap dan mohon agar bisa memperbanyak berita-berita positif. Karena itu akan berpengaruh kepada konsumen, sehingga kita bisa menghindari yang namanya panic buying,” kata Edi.
Dalam kesempatan yang sama , Sales Area Manager Pertamina Patra Niaga Kalimantan Barat, Widhi Tri Adhi Hidayat, menjelaskan berbagai langkah antisipasi telah dilakukan jauh sebelum masa puncak kebutuhan energi masyarakat.
“Langkah-langkah yang kami ambil, sejak satu minggu sebelumnya kami sudah melakukan build up stock di seluruh SPBU serta di pangkalan-pangkalan LPG,” ujarnya.
Penambahan stok tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat yang merayakan Idulfitri tetap dapat memperoleh BBM maupun LPG sesuai kebutuhan.
Ia juga memastikan distribusi energi di wilayah Kalimantan Barat selama ini berjalan lancar dan terus dipantau agar pasokan tetap aman.
“Selama ini penyaluran cukup lancar. Kami selalu memastikan bahwa stok BBM di wilayah tersebut dapat dipenuhi sesuai kebutuhan,” lanjutnya.
Untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi energi di beberapa wilayah, Pertamina juga menyiapkan tambahan suplai BBM, terutama di daerah yang diperkirakan mengalami lonjakan permintaan.
“Bahkan kami melakukan penambahan suplai BBM khususnya di daerah Kapuas Hulu,” tambahnya.
Dengan berbagai langkah tersebut, Pertamina berharap masyarakat di Kalimantan Barat dapat menjalani Ramadan hingga merayakan Idulfitri dengan tenang tanpa khawatir terhadap ketersediaan BBM maupun LPG. (*)
Komentar
Silakan login untuk memberikan komentar: