Kamis, 26 Februari 2026
Advertisement
Advertisement

Langkah Jojo Terhenti di Final, Jonatan Christie Raih Runner Up India Open 2026

© Foto oleh Author
Jonatan Christie harus puas menempati posisi runner up setelah kalah dari wakil Chinese Taipei, Lin Chun-Yi, pada laga final India Open 2026 di New De...
Advertisement

Rakyat Kalbar, New Delhi – Perjuangan Jonatan Christie di India Open 2026 harus berakhir di partai puncak. Tunggal putra andalan Indonesia itu harus puas menempati posisi runner up setelah kalah dari wakil Chinese Taipei, Lin Chun-Yi, pada laga final yang berlangsung di New Delhi, Minggu (18/1/2026).

 

Jonatan yang berstatus unggulan ketiga tak mampu membendung permainan solid Lin Chun-Yi dan menyerah dalam dua gim langsung dengan skor 10-21, 18-21. Sejak awal pertandingan, Jojo terlihat berada di bawah tekanan dan kesulitan mengembangkan permainan terbaiknya.

 

Meski gagal membawa pulang gelar juara, Jonatan tetap mensyukuri pencapaiannya dalam dua turnamen terakhir yang dinilainya cukup positif.

 

“Pertama pasti Puji Tuhan dulu. Saya bersyukur hasil dua turnamen terakhir ini cukup baik walaupun belum bisa meraih gelar juara,” ujar Jonatan.

 

Ia menegaskan telah berusaha menampilkan permainan terbaiknya sejak awal turnamen hingga partai final. Menurutnya, konsistensi menjaga fokus, mental, dan kondisi fisik menjadi tantangan tersendiri, terutama setelah melalui rangkaian pertandingan yang padat sejak Malaysia Open.

 

“Saya sudah menampilkan yang terbaik dari setiap proses. Dari Malaysia Open juga tidak gampang, harus jaga fokus, mental, dan fisik. Itu jadi hal positif yang bisa diambil,” katanya.

 

Jonatan mengakui kondisi pertandingan final berbeda dibanding laga-laga sebelumnya. Perubahan arah angin serta feeling shuttlecock yang kurang stabil membuatnya kesulitan mengontrol permainan, sementara Lin Chun-Yi mampu tampil lebih tenang dan efektif.

 

“Di partai final tadi ada beberapa hal yang berbeda. Kondisi angin sedikit berubah, feeling touch shuttlecock juga agak lari. Tapi terlepas dari itu, Lin Chun-Yi memang bermain bagus dan saya cukup tertekan, jadi agak terburu-buru,” ungkap Jojo.

 

Ke depan, Jonatan menilai adaptasi terhadap kondisi lapangan menjadi salah satu aspek penting yang perlu dievaluasi. Setiap venue memiliki karakteristik berbeda yang sangat memengaruhi strategi dan pola permainan.

 

“Evaluasinya bagaimana menyikapi perubahan kondisi di setiap match dan setiap lapangan. Setiap venue punya keunikan masing-masing dan itu berpengaruh ke strategi bermain,” jelasnya.

 

Usai India Open 2026, Jonatan Christie kini mengalihkan fokus untuk pemulihan kondisi fisik. Ia berharap bisa kembali fit dan tampil maksimal pada turnamen berikutnya di Istora Senayan.

 

“Setelah ini fokusnya recovery dulu semaksimal mungkin karena dua turnamen ini cukup melelahkan. Mudah-mudahan bisa cepat pulih dan kembali fit di Istora minggu depan,” ujarnya.

 

Meski belum berujung gelar, performa konsisten Jonatan Christie dalam dua turnamen beruntun menjadi modal berharga untuk menghadapi agenda penting berikutnya di kalender bulu tangkis dunia. (*)

Komentar

Silakan login untuk memberikan komentar: