Rakyat Kalbar, New Delhi – Pebulutangkis Indonesia, Jonatan Christie kembali menunjukkan konsistensinya di awal musim 2026. Tunggal putra andalan Indonesia itu memastikan langkah ke babak semifinal India Open 2026 usai mengalahkan wakil Prancis Christo Popov pada perempat final yang berlangsung Jumat (16/1/2026). Jonatan menang dua gim langsung dengan skor identik 21-19, 21-19.
Kemenangan ini menjadi momen pembalasan bagi Jonatan atas kekalahan sebelumnya, sekaligus memperpanjang tren positifnya dengan menembus semifinal di dua turnamen awal tahun. Ia bersyukur bisa kembali melangkah sejauh ini dan berharap mampu melaju lebih jauh di India Open.
“Puji Tuhan bisa lolos ke semifinal lagi. Ini jadi awal yang baik di awal tahun, di Malaysia kemarin dan di sini bisa ke semifinal. Mudah-mudahan di India Open bisa melangkah lebih jauh,” ujar Jonatan.
Ia menyebutkan, fokus utamanya setelah pertandingan adalah pemulihan kondisi fisik sebelum kembali bertanding. Menurutnya, menjaga kebugaran menjadi kunci agar bisa tampil maksimal di laga berikutnya.
“Sekarang fokus recovery dulu, menikmati suasananya, enjoy, baru fokus buat besok,” katanya.
Menyoal jalannya pertandingan, Jonatan menilai faktor kondisi lapangan dan arah angin berperan penting. Keuntungan memenangkan gim pertama dalam kondisi menang angin membuatnya lebih leluasa mengontrol permainan, sementara lawan terlihat kesulitan beradaptasi di gim kedua.
“Di gim pertama kondisi menang angin itu cukup penting karena sangat menguntungkan. Sampai di gim kedua dia terlihat cukup kebingungan,” jelasnya.
Namun, Jonatan mengakui sempat kehilangan momentum ketika unggul jauh di gim kedua. Perubahan strategi Popov yang bermain lebih sabar membuat Jonatan justru tampil lebih pasif dan melakukan beberapa kesalahan sendiri, sehingga pertandingan kembali berjalan ketat.
“Ketika poin 15-8, dia mulai lebih sabar dan tenang. Justru saya yang jadi sedikit pasif dan itu jadi koreksi agar besok bisa lebih konsisten sampai akhir,” ungkapnya.
Pada babak semifinal, Jonatan berharap dapat kembali berhadapan dengan Kunlavut Vitidsarn. Ia menilai pertemuan tersebut akan menjadi kesempatan untuk menerapkan evaluasi dari beberapa kekalahan sebelumnya, termasuk di World Tour Finals, Kejuaraan Dunia, dan Malaysia Open.
“Kalau ketemu Kunlavut, ada beberapa pelajaran yang bisa dicoba lagi. Dengan kualitas dia, saya menantikan kembali laga dengan dia,” pungkas Jonatan. (*)
Komentar
Silakan login untuk memberikan komentar: