Sabtu, 18 April 2026
Advertisement
Advertisement

Kejati Kalbar Selamatkan Rp115 Miliar dari Korupsi Bauksit, Peluang Tersangka Baru Terbuka

© Foto oleh Editor
Kejati Kalbar berhasil menyelamatkan uang negara sebesar Rp115 Milyar dari perkara tindak pidana korupsi tata kelola pertambangan Bauksit.
Advertisement

Rakyat Kalbar, Pontianak – Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat berhasil menyelamatkan keuangan negara sebesar Rp115 miliar dari perkara dugaan tindak pidana korupsi tata kelola pertambangan bauksit di wilayah Kalimantan Barat.

 

Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat terkait aktivitas pertambangan bauksit pada periode 2017–2023. Menindaklanjuti laporan tersebut, Kejati Kalbar menerbitkan surat perintah penyelidikan pada 11 November 2025, sebelum akhirnya meningkatkan status perkara ke tahap penyidikan.

 

Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Kalbar, Siju, dalam keterangan pers Selasa (16/4/2026), menyampaikan bahwa tim penyidik terus melakukan pendalaman terhadap perkara tersebut, termasuk terkait aliran dana dan pihak-pihak yang terlibat.

 

“Perkembangan saat ini, penyidik telah berhasil melakukan penyelamatan keuangan negara sebesar Rp115 miliar dari perkara dugaan korupsi pertambangan bauksit,” ujarnya.

 

Meski capaian tersebut dinilai signifikan, Kejati Kalbar menegaskan bahwa proses hukum belum berhenti. Penyidikan masih terus berjalan dan membuka peluang adanya pengembangan perkara, termasuk kemungkinan penetapan tersangka baru.

 

Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum di sektor sumber daya alam, khususnya pertambangan, akan diperketat di Kalimantan Barat yang dikenal memiliki potensi besar namun rawan penyimpangan.

 

Di sisi lain, publik mulai menyoroti transparansi dalam penanganan kasus ini. Sejumlah kalangan menilai aparat penegak hukum perlu lebih terbuka dalam mengungkap konstruksi perkara serta pihak-pihak yang bertanggung jawab.

 

Meski demikian, Kejati Kalbar menegaskan bahwa penyelamatan kerugian negara bukan sekadar capaian angka, tetapi bagian dari komitmen dalam mewujudkan tata kelola sumber daya alam yang transparan dan akuntabel.

 

Keberhasilan ini pun mendapat apresiasi dari masyarakat Kalimantan Barat yang menilai kinerja Kejati Kalbar sebagai langkah nyata dalam memberantas korupsi di sektor strategis.

 

Penyidik kini masih terus mengembangkan kasus tersebut guna mengungkap aktor-aktor lain yang diduga terlibat, sekaligus memastikan penegakan hukum berjalan tuntas dan memberikan efek jera. (*)

Komentar

Silakan login untuk memberikan komentar: