Kamis, 26 Februari 2026
Advertisement
Advertisement

Hujan Tak Surutkan Antusiasme, Warga Serbu Pasar Juadah Masjid Raya Mujahidin

© Foto oleh Author
Suasana pasar juadah di halaman Masjid Raya Mujahidin.
Advertisement

Rakyat Kalbar, Pontianak – Hujan lebat yang mengguyur Kota Pontianak tak menyurutkan langkah warga untuk berburu takjil di Pasar Juadah Masjid Raya Mujahidin Pontianak, Kamis (19/2/2026). Sejak pukul 14.00 WIB, ratusan lapak sudah dipadati pembeli yang ingin memastikan menu terbaik untuk berbuka puasa.

 

Salah seorang pedagang, Selfi (23), mengaku telah bersiap sejak pukul 11.00 WIB. Dua jam kemudian, pengunjung mulai berdatangan dan terus memadati area pasar juadah. Warga Sungai Raya Dalam ini sudah beberapa tahun terakhir rutin berdagang di lokasi tersebut dan mengaku omzet yang diperoleh cukup menguntungkan.

 

“Ini hari pertama sudah ramai. Tapi memang di awal-awal puasa selalu penuh,” ujarnya.

Selfi menjadi satu dari 108 lapak yang telah beroperasi. Sejumlah stan lainnya dijadwalkan menyusul dalam sepekan ke depan, termasuk pelaku UMKM dan komunitas yang akan mengisi seluruh tenda yang tersedia.

 

Ia menjual aneka kue titipan, sebagian di antaranya diproduksi langsung oleh keluarganya di rumah. Menariknya, hampir setengah transaksi di hari pertama dilakukan menggunakan QRIS, menandakan semakin tingginya minat masyarakat terhadap pembayaran digital.

 

Geliat ekonomi di pasar juadah ini pun mendapat apresiasi dari Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono. Ia bersyukur tradisi tahunan tersebut terus hidup dan menjadi ruang penguatan ekonomi kerakyatan.

 

“Kita bersyukur karena kegiatan ini sudah menjadi tradisi setiap Ramadan. Halaman Masjid Raya Mujahidin yang luas dimanfaatkan untuk pasar juadah, dan ini bagian dari siar ekonomi kerakyatan agar UMKM bisa bangkit,” kata Edi.

 

Menurutnya, hampir seluruh titik pasar juadah yang tersebar di enam kecamatan di Pontianak dipadati pedagang dan pembeli. Ia mengimbau para pedagang untuk menjaga kualitas sajian, kebersihan, dan kesehatan makanan agar berkah Ramadan tak hanya menghadirkan keuntungan, tetapi juga nilai ibadah.

 

“Pasar juadah ini menunjukkan semangat masyarakat dalam mengambil berkah Ramadan,” pungkasnya. (*)

Komentar

Silakan login untuk memberikan komentar: