Rakyat Kalbar, Ketapang – Pemerintah Kabupaten Ketapang menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kebijakan pro tenaga kerja lokal. Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, secara resmi mengimbau seluruh perusahaan yang beroperasi di wilayahnya untuk mengutamakan perekrutan tenaga kerja lokal serta menjaga kondusivitas sosial.
Imbauan tersebut tertuang dalam surat resmi yang ditujukan kepada pimpinan perusahaan di sektor perkebunan kelapa sawit, pertambangan, kehutanan, hingga industri dan kawasan industri di Kabupaten Ketapang.
Bupati yang akrab disapa Alex ini menegaskan, kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya mewujudkan pembangunan berkeadilan menuju Ketapang yang maju dan mandiri, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas kehidupan sosial masyarakat.
“Perusahaan diminta memprioritaskan tenaga kerja lokal sesuai kebutuhan dan kualifikasi. Ini untuk memperluas kesempatan kerja, menekan pengangguran, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” tegasnya.
Selain itu, perusahaan juga diharapkan berperan aktif dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia lokal melalui berbagai program, seperti pelatihan kerja, magang, dan pemberdayaan masyarakat. Langkah ini dinilai penting agar tenaga kerja lokal mampu bersaing dan memenuhi kebutuhan dunia usaha secara berkelanjutan.
Tak hanya soal ketenagakerjaan, Bupati juga mengingatkan perusahaan agar mengedepankan pendekatan persuasif dalam menghadapi potensi konflik sosial di wilayah operasional. Penyelesaian melalui mediasi dan musyawarah mufakat dengan menghormati kearifan lokal menjadi langkah yang harus diutamakan sebelum menempuh jalur hukum.
“Ini bagian dari ikhtiar pemerintah daerah dalam meningkatkan kesempatan kerja, mengurangi pengangguran, serta mewujudkan pemerataan pendapatan di Ketapang,” jelasnya.
Kebijakan tersebut mendapat apresiasi dari Wakil Ketua Komisi II DPRD Ketapang, M. Eri Setyawan. Ia menilai langkah Bupati mencerminkan kepemimpinan visioner yang tidak hanya fokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.
“Prioritas tenaga kerja lokal adalah langkah strategis untuk membuka peluang kerja lebih luas sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Eri juga menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas SDM melalui pelatihan sebagai investasi jangka panjang bagi kemajuan daerah. Selain itu, pendekatan musyawarah dalam penyelesaian konflik dinilai mencerminkan nilai kearifan lokal yang harus terus dijaga.
“Saya yakin dengan sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat, Ketapang akan tumbuh menjadi daerah yang maju, mandiri, dan berkeadilan,” pungkas legislator Partai NasDem tersebut. (Sa)
Komentar
Silakan login untuk memberikan komentar: