Kamis, 26 Februari 2026
Advertisement
Advertisement

Waspada Penipuan!

Polres Sekadau Tegaskan Nomor WhatsApp Mengaku Ajudan Kapolres Adalah Palsu

© Foto oleh Redaksi
Nomor WhatsApp palsu yang mengatasnamakan Ajudan Kapolres Sekadau.
Advertisement

 

Rakyat Kalbar, Sekadau – Polres Sekadau menegaskan bahwa nomor WhatsApp 0823-8200-9647 yang beredar di masyarakat dan mengatasnamakan ajudan Kapolres Sekadau dipastikan tidak benar. Klarifikasi ini disampaikan untuk mencegah masyarakat menjadi korban penipuan yang mengatasnamakan pejabat kepolisian.

 

Informasi yang dihimpun menyebutkan, nomor tersebut sempat menghubungi sejumlah warga dengan mengaku sebagai ajudan Kapolres Sekadau dan berupaya membangun kepercayaan korban.

Kasi Humas Polres Sekadau, AKP Triyono, menjelaskan bahwa pihaknya telah lebih dulu menyampaikan imbauan kewaspadaan kepada masyarakat pada Selasa (6/1/2026). 

 

Hal ini menyusul meningkatnya potensi penipuan, khususnya setelah kegiatan pisah sambut Kapolres Sekadau.“Momentum pergantian pimpinan sering dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan dengan mencatut nama Kapolres maupun pejabat Polri lainnya,” ujar AKP Triyono dalam keterangannya, Kamis (8/1/2026).

 

Ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya apabila menerima pesan atau panggilan melalui WhatsApp, media sosial, maupun sarana komunikasi lain dari pihak yang mengaku sebagai Kapolres, ajudan, atau anggota Polri.

 

Saat ini, jabatan Kapolres Sekadau dijabat oleh AKBP Andhika Wiratama, yang sebelumnya bertugas sebagai Danyontar Tk. II Mentarsis Ditbintarlat Akpol Lemdiklat Polri. AKBP Andhika menggantikan AKBP Donny Molino Manoppo yang mendapat penugasan baru sebagai Wadirlantas Polda Kalimantan Barat.

 

Rangkaian kegiatan pisah sambut Kapolres Sekadau telah dilaksanakan pada Rabu (7/1/2026), dimulai dari Mapolres Sekadau pada pagi hari dan dilanjutkan dengan acara kenal pamit yang digelar Pemerintah Kabupaten Sekadau di Rumah Dinas Bupati Sekadau pada malam harinya.

AKP Triyono menegaskan, Polres Sekadau tidak pernah meminta uang, bantuan, atau kepentingan apa pun kepada masyarakat dengan mengatasnamakan pejabat kepolisian.

 

“Jika ada pihak yang mengaku sebagai pejabat Polri atau membawa nama pimpinan Polres Sekadau untuk kepentingan tertentu, masyarakat diminta tidak langsung percaya,” tegasnya.

 

Ia juga mengimbau masyarakat agar segera melakukan konfirmasi melalui layanan 110 Polri atau datang langsung ke Polres Sekadau apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan. (AL)

Editor :
Redaksi

Komentar

Silakan login untuk memberikan komentar: