Kamis, 26 Februari 2026
Advertisement
Advertisement

Kakek Molyadi Ditemukan Selamat Usai Dua Hari Hilang di Ladang, Operasi SAR Resmi Ditutup

© Foto oleh Author
Kakek Molyadi ditemukan selamat setelah dua hari hilang di ladang.
Advertisement

Rakyat Kalbar, Ketapang — Setelah dua hari dinyatakan hilang, Kakek Molyadi (60), warga Desa Tajok Kayong, Kecamatan Nanga Tayap, Kabupaten Ketapang, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat oleh Tim SAR gabungan, Kamis (15/1/2026).

 

Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra, menjelaskan bahwa korban sebelumnya dilaporkan hilang saat pergi ke ladang.

 

“Pada Selasa, 13 Januari 2026 sekitar pukul 10.00 WIB, korban pamit kepada keluarga untuk ke ladang. Namun hingga pukul 14.00 WIB, yang bersangkutan tidak kunjung pulang,” ujar Junetra.

 

Merasa khawatir, istri korban, Sahara, bersama seorang kerabat bernama Delvin, menyusul ke ladang untuk mencari keberadaan Molyadi. Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil.

 

“Saat keluarga tiba di lokasi, korban tidak ditemukan. Korban juga memiliki riwayat cepat lelah dan penglihatan kabur, sehingga menambah kekhawatiran pihak keluarga,” jelasnya.

 

Sebelum Tim SAR diterjunkan, pencarian telah dilakukan secara mandiri oleh anggota Koramil, warga setempat, dan keluarga korban. Namun hingga malam hari korban belum ditemukan, sehingga laporan resmi disampaikan ke Kantor SAR Pontianak.

 

Upaya pencarian membuahkan hasil pada Kamis pagi sekitar pukul 09.15 WIB. Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban dalam kondisi selamat.

 

“Korban ditemukan pada koordinat 1°36'42.00"S – 110°35'7.34"E, atau sekitar 2,37 kilometer dari lokasi awal kejadian,” ungkap Junetra.

 

Setelah ditemukan, korban segera dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dihentikan.

 

“Pada pukul 10.00 WIB, Search and Rescue Mission Coordinator (SMC) menyatakan operasi SAR selesai dan kami mengusulkan penutupan operasi. Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing,” pungkas Junetra. (*)

Komentar

Silakan login untuk memberikan komentar: