Rabu, 08 April 2026
Advertisement
Advertisement

Persit Tanjungpura Angkat Tenun Sidan ke Panggung Nasional Lewat Program Persit BISA

© Foto oleh Editor
Persit KCK PD XII Tanjungpura lakukan pengembangan dan promosi tenun Sidan, kain tradisional khas suku Dayak Iban yang berasal dari Kabupaten Kapuas H...
Advertisement

Rakyat Kalbar, Pontianak – Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) PD XII/Tanjungpura terus menunjukkan komitmennya dalam melestarikan warisan budaya Nusantara melalui program Persit BISA, dengan fokus pada pengembangan dan promosi tenun Sidan, kain tradisional khas suku Dayak Iban dari Kabupaten Kapuas Hulu.

 

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana yang digelar pada Selasa (7/4/2026). Tenun Sidan dipilih sebagai salah satu produk unggulan karena memiliki nilai budaya tinggi sekaligus menjadi identitas masyarakat lokal.

 

Melalui program tersebut, Persit KCK PD XII/Tanjungpura berupaya memperkenalkan tenun Sidan ke masyarakat luas di seluruh Indonesia. Upaya ini tidak hanya bertujuan menjaga kelestarian budaya, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.

 

Salah satu sosok yang aktif dalam pelestarian ini adalah Malinda Dwi Hatdi. Ia terus berinovasi menghasilkan berbagai produk tenun dengan kualitas yang semakin berkembang, sekaligus memperkaya motif dan desain agar lebih diminati pasar modern.

 

Beragam karya yang dihasilkan menunjukkan bahwa tenun Sidan tidak hanya memiliki nilai tradisional, tetapi juga mampu beradaptasi dengan tren masa kini. Inovasi pun terus dilakukan, termasuk dalam padu padan warna benang yang menghasilkan motif lebih variatif dan menarik.

 

Sebagai bentuk dukungan berkelanjutan, promosi tenun Sidan dilakukan dalam berbagai kesempatan, baik pada acara resmi maupun nonformal. Persit juga memberikan pembinaan dan arahan kepada para perajin guna meningkatkan kualitas serta daya saing produk di pasaran.

 

Melalui program Persit BISA, diharapkan semakin banyak anggota Persit yang terlibat aktif dalam pelestarian budaya ini. Dengan demikian, tenun Sidan tidak hanya semakin dikenal luas, tetapi juga mampu memperkuat peran Persit dalam menjaga dan mengembangkan kekayaan budaya bangsa. (*)

Komentar

Silakan login untuk memberikan komentar: