Senin, 09 Maret 2026
Advertisement
Advertisement

Naga Pontianak Memukau Jakarta, Harmoni Budaya Jadi Simbol Persatuan Nusantara

© Foto oleh Author
Wisatawan dari India ikut mengabadikan momen bersama peserta parade dari Kota Pontianak.
Advertisement

Rakyat Kalbar, Jakarta – Kota Pontianak berhasil mencuri perhatian dalam puncak perayaan Harmoni Imlek Nusantara 2026 yang digelar meriah di Lapangan Banteng, Jakarta, Sabtu (28/2/2026). Atraksi naga yang dibawakan kontingen Pontianak tampil memukau sepanjang rute parade budaya, menghadirkan kekuatan seni tradisi yang sarat makna persatuan dan keberagaman.

 

Penampilan semakin semarak dengan kehadiran peserta yang mengenakan busana adat Tionghoa, Melayu, dan Dayak. Perpaduan tiga identitas budaya tersebut memperlihatkan wajah Pontianak sebagai kota multikultural yang hidup harmonis di garis Khatulistiwa.

 

Kontingen Pontianak mengusung narasi bertajuk “Tenun Persaudaraan di Tanah Khatulistiwa” (The Weave of Brotherhood on Equatorial Land), yang menggambarkan kehidupan masyarakat dari berbagai latar belakang budaya yang hidup berdampingan dalam semangat persaudaraan. Pesan tersebut divisualisasikan melalui atraksi naga dan penampilan budaya yang mencerminkan kekayaan tradisi Tionghoa, Dayak, dan Melayu.

 

Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, yang hadir langsung dalam acara tersebut, menegaskan bahwa Harmoni Imlek Nusantara merupakan simbol kuat persatuan di tengah keberagaman bangsa Indonesia.

 

“Pesan yang disampaikan Presiden sangat relevan dengan kondisi masyarakat yang majemuk, termasuk di Kota Pontianak yang dikenal sebagai kota multikultural,” ujarnya.

 

Menurutnya, nilai kebersamaan yang diangkat dalam perayaan Imlek sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kerukunan antarumat beragama dan budaya. Ia menilai perbedaan bukanlah penghalang, melainkan kekuatan yang memperkokoh persatuan.

 

“Momentum Harmoni Imlek Nusantara ini memperlihatkan bahwa perbedaan adalah kekuatan. Nilai solidaritas dan kebersamaan menjadi pengingat bahwa persatuan harus terus dirawat,” kata Bahasan.

 

Ia menambahkan, keikutsertaan Pontianak dalam ajang berskala nasional ini juga menjadi sarana memperkuat sinergi antar daerah dalam menjaga harmoni sosial. Sebagai salah satu kota yang secara konsisten menyelenggarakan perayaan Imlek setiap tahun, Pontianak memiliki komitmen kuat dalam merawat keberagaman sebagai bagian dari identitas daerah.

 

Bahasan berharap semangat Harmoni Imlek Nusantara tidak berhenti sebagai seremoni budaya semata, tetapi menjadi inspirasi nyata dalam kehidupan masyarakat.

 

“Nilai gotong royong, kemanusiaan, dan persatuan harus terus dihidupkan, sehingga keberagaman benar-benar menjadi perekat bangsa,” pungkasnya. (*)

Komentar

Silakan login untuk memberikan komentar: