Minggu, 05 April 2026
Advertisement
Advertisement

Mudik Lebaran Tahun Ini Tiga Kecelakaan Terjadi Diperairan Kalimantan Barat

SAR Pontianak Serukan Keselamatan Jadi Prioritas Utama

© Foto oleh Editor
Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra.
Advertisement

Rakyat Kalbar, Pontianak – Arus mudik Lebaran tahun ini diwarnai tiga kejadian kecelakaan di perairan yang menjadi perhatian serius berbagai pihak. Insiden tersebut menjadi pengingat kuat bahwa perjalanan mudik, khususnya melalui jalur air, menyimpan risiko yang tidak boleh diabaikan.

 

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak, I Made Junetra, mengimbau seluruh masyarakat agar lebih waspada dan menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama selama perjalanan mudik.

Ia menegaskan, keselamatan bukan hanya tanggung jawab petugas, tetapi juga seluruh pemudik, baik yang menggunakan transportasi darat maupun perairan. 

 

“Kami mengimbau kepada seluruh pemudik agar selalu waspada dan mengutamakan keselamatan selama perjalanan,” ujarnya, Selasa (24/3/2026).

 

Kantor SAR Pontianak mengingatkan pentingnya persiapan matang sebelum berangkat. Pemudik diminta memastikan kendaraan dalam kondisi prima, mulai dari rem, ban, lampu hingga oli. Selain itu, perlengkapan darurat seperti P3K dan alat komunikasi juga wajib disiapkan, termasuk memantau kondisi cuaca dan rute perjalanan.

 

Kondisi fisik pengemudi juga menjadi perhatian. Pengemudi diimbau tidak memaksakan diri saat lelah atau mengantuk dan disarankan beristirahat setiap dua hingga tiga jam perjalanan guna menghindari risiko kecelakaan.

 

Selama di perjalanan, pemudik diminta mematuhi rambu lalu lintas, menjaga kecepatan, serta mempertahankan jarak aman antar kendaraan. Kewaspadaan juga perlu ditingkatkan terhadap potensi cuaca buruk seperti hujan lebat, jalan licin, banjir, hingga jalur rawan longsor dan minim penerangan.

 

Khusus bagi pengguna transportasi air, SAR Pontianak menekankan pentingnya penggunaan alat keselamatan seperti jaket pelampung, tidak melebihi kapasitas angkut, serta selalu mengikuti arahan petugas pelabuhan.

 

Selain itu, pemudik diimbau untuk selalu berkomunikasi dengan keluarga terkait rencana perjalanan, menyimpan nomor darurat, serta segera melapor jika menghadapi kondisi berbahaya. Dalam situasi darurat, masyarakat diminta tetap tenang dan mengutamakan keselamatan diri serta penumpang.

 

Menutup imbauannya, I Made Junetra kembali menegaskan bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Kantor SAR Pontianak juga memastikan kesiapsiagaan penuh selama 24 jam untuk memberikan layanan pencarian dan pertolongan.

 

Masyarakat yang membutuhkan bantuan darurat dapat menghubungi nomor 115. Dengan komitmen tersebut, SAR Pontianak berharap seluruh perjalanan mudik dapat berlangsung aman, lancar, dan selamat hingga tujuan. (*)

Komentar

Silakan login untuk memberikan komentar: