Kamis, 26 Februari 2026
Advertisement
Advertisement

Anggaran Riset Disunat

Komisi IV DPR RI Salut BRMP Hortikultura Tetap Lahirkan Bibit Unggul

© Foto oleh Author
Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto aat kunjungan kerja pesifik ke penelitian di BRMP Hortikultura Bogor.
Advertisement

Rakyat Kalbar, Bogor – Komisi IV DPR RI menyayangkan pemangkasan drastis anggaran penelitian di Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Hortikultura Bogor. Meski demikian, lembaga di bawah Kementerian Pertanian tersebut dinilai tetap mampu menunjukkan kinerja membanggakan dengan menghasilkan berbagai bibit strategis unggul yang berpotensi memperkuat ketahanan pangan nasional.

 

Hal itu terungkap dalam Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IV DPR RI ke BRMP Hortikultura Bogor, Kamis (22/1/2026). Dalam kunjungan tersebut, diketahui anggaran penelitian BRMP mengalami pemotongan besar-besaran hingga kini hanya tersisa Rp27 miliar.

 

Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto, mengaku prihatin melihat kondisi tersebut. Namun, ia tetap memberikan apresiasi tinggi terhadap semangat dan dedikasi para peneliti yang terus berjuang menghasilkan inovasi pertanian di tengah keterbatasan anggaran.

 

“Tadi kami cukup prihatin bahwa anggaran penelitian ini disunat sangat besar sekali sehingga hanya tersisa 27 miliar. Tetapi kami tetap salut, para peneliti di sini tetap semangat dan berjuang menghasilkan produk-produk pertanian yang unggul,” ujar Titiek.

 

Meski terkendala dana, BRMP Hortikultura berhasil memamerkan sejumlah hasil pengembangan yang dinilai strategis. Di antaranya bibit unggul padi, kedelai, bawang putih, berbagai jenis buah-buahan, hingga pengembangan ayam kampung dengan produktivitas tinggi yang mampu menghasilkan hingga 250 butir telur per tahun.

 

Pencapaian tersebut membuat Komisi IV DPR RI terkejut sekaligus optimistis. Titiek menegaskan bahwa hasil-hasil penelitian ini tidak boleh hanya berhenti di laboratorium, tetapi harus segera dikembangkan dan disebarluaskan agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh petani di seluruh Indonesia.

 

“Kami sangat terkejut dengan keberhasilan menemukan bibit-bibit unggul ini. Hasil penelitian ini harus dikembangkan dan disebarluaskan ke seluruh Indonesia, tidak hanya berhenti di sini,” tegasnya. (*)

Komentar

Silakan login untuk memberikan komentar: