Kamis, 26 Februari 2026
Advertisement
Advertisement

Warga Batu Ampar Kabupaten Kubu Raya Hilang Saat Memancing

Tim SAR Gabungan Terus Lakukan Pencarian

© Foto oleh Author
Tim SAR gabungan mencari Nuriaman (47), warga Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya, Kalbar.
Advertisement

Rakyat Kalbar, Kubu Raya – Upaya pencarian terhadap Nuriaman (47), warga Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. Hingga Jumat (9/1/2026), keberadaan pria yang dilaporkan hilang saat memancing di Sungai Cabang Ruan tersebut belum membuahkan hasil.

 

Nuriaman diketahui menghilang sejak Senin (5/1/2026). Kecurigaan warga muncul setelah korban yang tinggal seorang diri tidak kunjung kembali ke rumah hingga tiga hari sejak kepergiannya.

Kapolsek Batu Ampar IPTU Fahrizal Hasyim, melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Aiptu Ade, menjelaskan kronologi kejadian berdasarkan keterangan saksi serta hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) awal.

 

“Berdasarkan informasi yang kami himpun, korban berangkat dari rumah pada Senin sore sekitar pukul 16.30 WIB untuk memancing di aliran Sungai Cabang Ruan. Namun hingga tiga hari kemudian korban tidak kembali,” ujar Aiptu Ade saat dikonfirmasi, Jumat (9/1/2026).

 

Karena korban tinggal seorang diri, warga setempat kemudian berinisiatif melakukan pencarian awal dengan menyisir aliran sungai yang kerap menjadi lokasi korban memancing.

 

“Dalam pencarian tersebut, warga menemukan sampan milik korban beserta peralatan memancingnya masih berada di sungai. Namun korban tidak ditemukan di sekitar lokasi. Temuan itu kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian dan diteruskan kepada Tim SAR,” tambahnya.

 

Saat ini, pencarian difokuskan di sekitar titik koordinat 0°51.830'S – 109°43.835'E, lokasi ditemukannya sampan korban. Tim SAR gabungan yang terdiri dari unsur Basarnas, Polri, TNI, keluarga korban, serta relawan warga terus melakukan penyisiran menyeluruh di sepanjang aliran Sungai Cabang Ruan.

Aiptu Ade menegaskan bahwa hingga saat ini proses pencarian masih berlangsung dengan menghadapi kondisi medan yang cukup menantang.

 

“Personel di lapangan terus berupaya maksimal meskipun arus sungai dan kondisi medan cukup berat. Kami mohon doa dari seluruh masyarakat agar korban dapat segera ditemukan, semoga dalam keadaan selamat,” imbuhnya.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban selain perahu dan perlengkapan memancing yang telah diamankan sebagai barang bukti. (*)

Editor :
Redaksi

Komentar

Silakan login untuk memberikan komentar: