Rakyat Kalbar, Pontianak – Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat memastikan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga Rp100 juta dilakukan tanpa agunan atau jaminan. Hal itu sesuai aturan pemerintah.
Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi menyampaikan, ketentuan KUR tanpa agunan merupakan aturan yang wajib dipatuhi oleh seluruh perbankan penyalur, termasuk BPD Kalimantan Barat.
“Pak Maman (Menteri UMKM) sering menyampaikan. Bahwa UMKM, yang ingin menggunakan fasilitas KUR sampai Rp 100 juta, tidak boleh ada agunan,” tegas Rokidi dalam Pemaparan Kinerja Bank Kalbar Tahun 2025 pada Selasa (06/01/2026).
Rokidi menekankan, Bank Kalbar mengikuti aturan tersebut karena sudah diatur oleh pemerintah. Sehingga Bank Kalbar wajib hukumnya untuk mengikuti aturan tersebut. Meski demikian, ia tetap menerapkan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran kredit supaya risiko dapat diminimalkan.
“Tentu dengan cara yang pertama kita terapkan 5C. Kemudian juga berkaitan dengan itu, kita menjalin kerja sama dengan pihak-pihak asuransi atau penjamin untuk meminimalisir risiko,” jelas Rokidi.
Bos Bank Kalbar itu menguraikan, mekanisme pembagian risiko kredit tanpa agunan telah diatur melalui skema penjaminan.
“Meskipun saat ini risikonya ada 25:75, kalau macet, teman-teman, itu asuransi bayar 75 persen dan bank 25 persen untuk kredit tanpa agunan,” ungkapnya.
Rokidi menambahkan, meskipun KUR merupakan program pemerintah, Bank Kalbar tidak akan menyalurkannya secara sembarangan. Ia mengaku harus betul-betul mengeliminir, untuk mengindari risiko-risiko ekspansi.
“Bukan karena ini program pemerintah, maka kami akan jor-joran. Tidak. Kami akan selektif untuk bagaimana bisa membantu masyarakat. Tapi di sisi lain, masyarakat juga terbantu, berkembang aman, dan pada akhirnya bisa menyelesaikan kewajibannya,” katanya.
Sebagai bentuk tanggung jawab berkelanjutan, Rokidi memastikan, seluruh jaringan Bank Kalbar turut melakukan pembinaan kepada para debitur.
“Kami pastikan juga, bahwa seluruh kantor cabang itu melakukan pembinaan kepada para nasabah,” demikian Dirut Bank Kalbar, Rokidi. (Met)
Komentar
Silakan login untuk memberikan komentar: