Rakyat Kalbar, Pontianak. Gubenur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menepis informasi yang beredar soal pemanggilan dari Komisi Pemberantasan Korupsi pada Jumat, 3 April 2026. Ia mengaku tidak mengetahui ada panggilan dari KPK sebagai saksi dalam lanjutan pengusutan dugaan kasus korupsi peningkatan jalan di Kabupaten Mempawah.
"Soal KPK, saya tidak tahu. Tanya saja sama media, dapat info darimana. Terima kasih. Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh," tulis Ria Norsan menjawab pertanyaan wartawan RakyatKalbar.com pukul 16.39 WIB pada Sabtu, (4/4/2026).
Norsan menyanggah bila dianggap mangkir dari pemanggilan lembaga anti rasuah tersebut. "Saya taat hukum. Kalau dipanggil, datang," tegasnya.
Berobat ke Kota Kuching
Norsan juga menjawab mengenai keberangkatannya ke Kota Kuching, Sarawak, Malaysia pada Jumat, 3 April, kemarin. Bekas Bupati Mempawah dua periode ini mengaku sedang menjalani pengobatan di Negeri Jiran.
"Saya chek up, karena malam Jum,at dapat serangan Vertigo. Disebabkan kecapekan dan kurang tidur serta istirahat. Kadis Kesehatan juga ikut menangani malam itu. Mumpung hari libur jadi berobat di Kucing. Sore ini sudah kembali," aku Norsan.
Politisi Partai Gerindra ini kemudian mengirim satu gambar yang menampilkan foto dirinya dan sang istri, Erlina tengah diperiksa oleh dokter. "Ini lagi ambil darah untuk dicek, terima kasih," tulis Norsan.
Sebelum menyudahi wawancara, Norsan menyatakan, siap kembali bekerja usai menjalani pengobatan di Kuching.
"Hari Senin, saya sudah masuk kantor lagi," demikian Ria Norsan. (dis)
Komentar
Silakan login untuk memberikan komentar: